INDOZONE.ID - Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus berkembang seiring bertambahnya pilihan model yang ditawarkan berbagai produsen otomotif.
Salah satu pabrikan asal China, DFSK, memperkenalkan model Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) terbarunya dalam acara "Exclusive Press Launching DFSK E5 Plus" di Jakarta, Rabu (22/7).
Kendaraan berjenis SUV tersebut dipasarkan pada kisaran harga Rp500 juta hingga Rp550 juta.
Model ini mengusung sistem penggerak plug-in hybrid yang menggabungkan mesin bensin dan motor listrik.
Baca juga: Wuling Mulai Spill Aira, Mobil Listrik Barunya Siap Ramaikan Indonesia?
Selain menawarkan efisiensi penggunaan bahan bakar, kendaraan tersebut juga dilengkapi kabin berkapasitas keluarga serta teknologi penggerak terbaru yang dirancang untuk mendukung performa berkendara.
DFSK E5 Plus dirancang bukan hanya sebagai kendaraan ramah lingkungan, namun juga berfokus pada kemudahan pengemudi dan kenyamanan penumpang.
Kendaraan ini juga dibekali fitur parkir otomatis yang dirancang membantu proses parkir di area perkotaan.
Teknologi tersebut bekerja melalui kombinasi sensor dan kamera yang memantau kondisi di sekitar kendaraan sebelum membantu mengarahkan mobil ke posisi parkir.
Pada bagian suspensi, kendaraan ini menggunakan sistem suspensi independen adaptif. Teknologi tersebut dapat menyesuaikan kerja peredam kejut secara otomatis sesuai kondisi jalan dan gaya berkendara, sehingga karakter suspensi berubah mengikuti kebutuhan.
Di dalam kabin, baris kedua menggunakan konfigurasi captain seat yang memberikan ruang duduk terpisah bagi masing-masing penumpang.
Kursi tersebut juga dilengkapi fitur ventilasi yang membantu mengalirkan udara melalui permukaan jok, sehingga dapat mengurangi rasa panas saat digunakan, terutama ketika cuaca sedang terik atau dalam perjalanan berdurasi panjang.
Pada sektor penggerak, kendaraan ini mengusung sistem plug-in hybrid yang mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc empat silinder dengan motor listrik bertenaga 160 kW atau sekitar 215 dk.
Saat menggunakan mode listrik murni (EV), mobil diklaim mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer tanpa menghasilkan emisi gas buang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: