Senin, 13 MEI 2024 • 09:40 WIB

Jangan Dibiasakan, Ini Efek Buruk Keseringan Isi Bensin Sampai Nunggu Tangki Kosong!

Author

Ilustrasi isi bensin. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

INDOZONE.ID - Bahan bakar menjadi nyawa kendaraan bermotor, seperti halnya darah bagi tubuh manusia.

Namun, kebiasaan mengisi bensin saat tangki kendaraan hampir kosong atau setelah habis, tidak jarang terjadi di kalangan pengemudi.

Meskipun terlihat sebagai tindakan biasa, ternyata kebiasaan ini dapat menyimpan beberapa bahaya yang mungkin tidak disadari.

Pada artikel kali ini, Indozone akan membahas lebih dalam mengenai bahaya isi bensin saat tangki kendaraan kosong. Simak selengkapnya di bawah ini!

Efek Buruk Keseringan Isi Bensin saat Tangki Kosong

1. Risiko Kebocoran

Ilustrasi Tangki Bensin Motor

Mengisi bensin saat tangki kendaraan kosong bisa meningkatkan risiko kebocoran. Saat bensin dituangkan ke dalam tangki yang hampir kosong, ada kemungkinan lebih besar bensin akan tumpah atau meluber keluar dari saluran pembuangan.

Kebocoran ini tidak hanya dapat membahayakan lingkungan, tetapi juga bisa menyebabkan kebakaran jika terjadi kontak dengan sumber api.

2. Terjadi Peningkatan Suhu

Ilustrasi isi bensin (ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

Saat tangki kendaraan hampir kosong, ruang di dalam tangki menjadi lebih besar. Hal ini meningkatkan peluang terjadinya penguapan bensin.

Jika kendaraan diparkir di bawah sinar matahari langsung atau di tempat yang panas, suhu di dalam tangki bisa meningkat secara signifikan.

Baca Juga: Catat! Ini Daftar Mobil dan Motor yang Dilarang Isi Pertalite, Kendaraanmu Termasuk Gak?

Peningkatan suhu ini dapat menyebabkan tekanan di dalam tangki meningkat, yang pada gilirannya bisa mempercepat penguapan bensin dan meningkatkan risiko kebakaran.

3. Kontaminasi Bensin

Ilustrasi Tangki Bensin Motor

Mengisi bensin ke dalam tangki yang hampir kosong juga dapat meningkatkan risiko kontaminasi bensin.

Debu, kotoran, dan partikel lainnya, lebih mungkin terhisap ke dalam tangki saat pengisian dilakukan pada level bahan bakar yang rendah.

Kontaminan-kontaminan ini dapat menyebabkan masalah pada sistem bahan bakar, seperti penyumbatan pada filter atau injektor bensin.

4. Kerusakan pada Pompa Bahan Bakar

Ilustrasi servis motor

Pompa bahan bakar pada kendaraan modern biasanya terendam dalam bensin untuk menjaga suhu dan mencegah keausan.

Saat tangki kendaraan hampir kosong, pompa bahan bakar cenderung terendam lebih sedikit dalam bensin, atau bahkan terpapar langsung udara.

Hal ini dapat menyebabkan pompa bahan bakar menjadi panas lebih cepat dan meningkatkan risiko kerusakan akibat gesekan yang berlebihan.

5. Bisa Bikin Boros Konsumsi Bahan Bakar

Ilustrasi isi bensin. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Mengisi bensin saat tangki hampir kosong juga dapat mempengaruhi efisiensi kendaraan.

Baca Juga: Simak 8 Tips Merawat CVT Motor Matic Supaya Tetap Awet dan Terawat!

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengisi bensin saat tangki hampir kosong dapat menyebabkan terjadinya kondensasi air di dalam tangki, yang pada gilirannya dapat menyebabkan pengenceran bensin dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Untuk menghindari bahaya-bahaya tersebut, disarankan untuk mengisi bensin saat tangki kendaraan masih setengah penuh atau lebih.

Selain itu, menjaga tangki kendaraan tetap terisi bahan bakar juga dapat memperpanjang umur pompa bahan bakar dan menjaga kualitas bahan bakar.


Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.

Banner Z Creators

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mitsubishimotors.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU