Kamis, 22 MEI 2025 • 15:44 WIB

Cat Motor Cepat Kusam Meski Jarang Dipakai, Ini 6 Penyebabnya

Author

Ilustrasi merawat cat motor

INDOZONE.ID - Motor yang bersih dan mengilap itu bikin puas dipandang. Tapi sayangnya, meski jarang dipakai, cat motor bisa tetap kusam dan pudar.

Cat yang rusak bisa bikin bodi motor berkarat bahkan keropos kalau dibiarkan.

Kalau kamu pernah heran kenapa motor di rumah makin lusuh padahal jarang keluar garasi, bisa jadi ada kebiasaan kecil yang jadi penyebab utamanya.

Yuk, cek beberapa alasan kenapa cat motor bisa cepat kusam walau jarang dipakai. Berikut penyebab cat motor kusam melansir laman Suzuki Indonesia.

Baca Juga: 4 Rekomendasi AC Mobil Jempolan yang Bakal Bikin Sejuk Seluruh Sudut Mobilmu!

1. Sinar Matahari

Motor jarang dipakai tapi sering diparkir di tempat panas? Itu bisa jadi penyebab utama kenapa cat bodi mulai memudar.

Sinar UV dari matahari bisa merusak lapisan cat, bikin warnanya cepat kusam, bahkan bisa retak dan mengelupas.

Kalau parkir di luar jadi kebiasaan, usahakan cari tempat teduh.

Kalau nggak memungkinkan, pakai cover motor biar lebih aman. Ini juga penting buat cegah debu dan air hujan nyelip di sela bodi.

Baca Juga: 5 Alasan Suzuki Ertiga Hybrid Terbaru 2025 Layak Dipertimbangkan: Harga Murah tapi Berkualitas!

2. Air Hujan dan Udara Lembap Juga Bisa Bikin Kusam

Meskipun nggak sering dipakai, motor yang kena air hujan dan dibiarkan kering sendiri bisa rusak lapisan catnya.

Air hujan mengandung zat asam yang bisa menurunkan kualitas cat secara perlahan.

Selain kusam, kelembaban dan hujan juga bisa memicu karat, terutama di bagian logam yang terbuka.

Solusinya, selalu cuci motor setelah kehujanan, dan pastikan dikeringkan sampai tuntas. Jangan biarkan motor lembap terus-terusan.

3. Debu dan Kotoran

Debu, cipratan oli, atau kotoran yang menempel mungkin kelihatan sepele. Tapi kalau dibiarkan, bisa bikin permukaan cat jadi kusam.

Debu yang digosok tanpa air juga bisa menyebabkan goresan halus yang makin lama makin kelihatan jelas.

Solusinya, bersihkan motor secara rutin. Gunakan air dan kain microfiber agar tidak menggores permukaan cat.

Jangan cuma dilap kering, apalagi kalau motor habis kena jalanan berdebu.

Baca Juga: Teknologi Unik Jetour Dashing dan X70 Plus yang Jarang Ditemui di SUV Lain

4. Salah Simpan Motor

Motor yang disimpan terlalu lama tanpa perawatan bisa berubah drastis penampilannya.

Salah satu kesalahan umum adalah menyimpan motor dalam keadaan kotor atau di tempat lembap dan panas.

Kalau motor memang jarang dipakai, sebaiknya tetap dibersihkan dulu sebelum disimpan.

Gunakan penutup motor, simpan di tempat sejuk dan kering, dan hindari parkir di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama.

5. Mencuci Motor dengan Cara yang Kurang Tepat

Tidak semua sabun cocok buat bodi motor. Banyak orang masih pakai sabun colek atau deterjen yang sebenarnya mengandung zat kimia keras dan bisa merusak lapisan cat.

Selain itu, cara mencuci yang asal-asalan seperti menggosok langsung dengan lap kering saat ada debu, bisa menimbulkan goresan.

Hindari juga membiarkan motor kering sendiri, karena air yang menguap bisa meninggalkan noda.

Gunakan pembersih khusus motor dan kain lembut.

Keringkan dengan baik setelah dicuci untuk mencegah bercak air menempel.

6. Tidak Menggunakan Pelindung Cat

Cat bodi motor butuh perlindungan ekstra biar nggak cepat kusam.

Banyak orang menganggap karena jarang dipakai, ya nggak perlu dirawat.

Padahal justru motor yang jarang dipakai lebih rentan.

Gunakan wax atau sealant khusus motor. Bisa juga ditambah dengan lapisan pelindung seperti stiker atau film transparan.

Hal ini bantu menjaga warna dan mengurangi risiko pudar akibat debu, sinar matahari, dan air hujan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Suzuki.co.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU