INDOZONE.ID - Hyundai Motor Company memaparkan strategi pertumbuhan paling ambisius dalam sejarahnya pada ajang CEO Investor Day di New York.
CEO Jose Munoz menegaskan Hyundai siap jadi pemimpin mobilitas lewat produk elektrifikasi, teknologi kendaraan berbasis software, dan ekspansi global.
“Hyundai berada pada posisi strategis untuk memimpin dengan portofolio kuat, fleksibilitas manufaktur, dan skala global yang luas,” ujar Munoz dalam keterangannya yang diterima Indozone.
Hyundai menargetkan penjualan global 5,55 juta unit pada 2030. Dari angka itu, 3,3 juta unit atau 60 persen adalah kendaraan elektrifikasi dengan pasar utama di Amerika Utara, Eropa, dan Korea.
Strategi produk mencakup 18 model hybrid, pickup baru untuk pasar AS, serta EV khusus tiap wilayah, yakni IONIQ 3 untuk Eropa, SUV Elexio di China hingga EV khusus India.
Baca juga: Hyundai Ioniq 5 Mogok di Bogor, Begini Cara Rawat Baterai Mobil Listrik
Hyundai juga akan meluncurkan Extended Range EV (EREV) pada 2027 dengan jarak tempuh lebih dari 960 km. Di lini performa, IONIQ 6 N siap jadi standar baru EV sport.
Inovasi baterai juga jadi fokus, yaitu pengurangan biaya hingga 30 persen, peningkatan kepadatan energi 15 persen dan pengisian lebih cepat mulai 2027. Sistem Battery Management System (BMS) berbasis cloud bakal meningkatkan keamanan dan daya tahan baterai.
Lewat investasi besar di Amerika Serikat, India, hingga Arab Saudi, Hyundai menargetkan tambahan kapasitas produksi 1,2 juta unit hingga 2030.
Konsep Software-Defined Factory diterapkan untuk membuat proses produksi lebih efisien dengan dukungan robotika Boston Dynamics dan sistem otomasi cerdas.
Sementara untuk Genesis, brand premium Hyundai, sudah mencapai 1 juta unit penjualan global. Hingga 2030, Genesis menargetkan 350 ribu unit per tahun lewat ekspansi SUV mewah, konsep futuristik, hingga debut balap di FIA WEC 2026.
Model ultra-bespoke dan EV performa tinggi akan memperkuat citra Genesis di pasar global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hyundai Motors Indonesia