5 Tips Beli Mobil LCGC Bekas supaya Gak Dapat Unit Zonk: Jangan Tergiur Harga Murah dan Bodi Mulus!
INDOZONE.ID - Mobil Low Cost Green Car (LCGC) jadi pilihan tepat buat kamu yang cari kendaraan harian irit, praktis, dan harganya relatif terjangkau. Apalagi kalau pilihannya mobil bekas, tentu harganya bisa lebih murah dibanding unit baru.
Tapi hati-hati, gak semua mobil LCGC bekas dalam kondisi prima. Salah-salah, bukannya dapat mobil impian, kamu malah dapat unit zonk yang bikin kantong jebol karena biaya perbaikan.
Supaya lebih aman, berikut lima tips beli mobil LCGC bekas yang bisa jadi panduan kamu. Simak informasi selengkapnya di bawah ini!
5 Cara Beli Mobil LCGC Bekas supaya Aman
1. Periksa Riwayat Servis dan Perawatan
Sebelum tergiur harga murah, pastikan kamu mengecek riwayat servis mobil tersebut. Mobil LCGC yang dirawat dengan baik, biasanya punya catatan servis resmi, entah di bengkel resmi atau bengkel langganan yang terpercaya.
Dari catatan ini, kamu bisa tahu kapan oli terakhir diganti, kapan servis besar dilakukan, atau apakah pernah mengalami perbaikan besar karena kerusakan parah.
Kalau penjual tidak bisa menunjukkan riwayat servis yang jelas, sebaiknya kamu lebih waspada. Mobil tanpa riwayat perawatan jelas berisiko menyimpan masalah tersembunyi.
2. Jangan Tergiur Bodi Mulus
Bodi mulus bukan berarti mobil tersebut benar-benar bebas masalah. Ada banyak kasus di mana mobil bekas tampil mulus karena sudah di-repaint atau di-poles, padahal pernah mengalami kecelakaan atau banjir.
Baca juga: Apakah Mobil Bekas dengan KM Tinggi Layak Dipilih? Ini 5 Pertimbangan yang Harus Kamu Pahami!
Coba cek detail-detail kecil, seperti celah bodi yang tidak rata, bekas las, atau bau apek di interior yang bisa jadi tanda bekas terendam banjir. Kalau kamu tidak terlalu paham, ajak teman atau mekanik berpengalaman untuk mengecek kondisi mobil.
3. Cek Kondisi Mesin dengan Teliti
Mesin adalah nyawa mobil. Jangan malas untuk menyalakan mesin, mendengarkan suara mesinnya, dan mencoba test drive. Perhatikan apakah suara mesin halus atau ada suara aneh seperti ketukan atau getaran berlebihan.
Baca juga: Jangan Terkecoh, Ini 5 Ciri Speedometer Mobil Bekas Direset atau Diputar Agar KMnya Terlihat Rendah!
Selain itu, cek juga asap knalpot. Asap putih pekat bisa menjadi indikasi masalah serius pada mesin, seperti oli yang ikut terbakar. Ini bisa berarti biaya perbaikan yang tidak sedikit di kemudian hari.
4. Pastikan Dokumen Lengkap dan Asli
Jangan lupa untuk memeriksa kelengkapan dokumen seperti BPKB, STNK, dan faktur pembelian. Pastikan semua dokumen asli, bukan fotokopi atau duplikat yang mencurigakan. Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin di dokumen dengan yang ada di mobil.
Baca juga: Cari Mobil Bekas Murah? Segini Harga Toyota Agya Bekas Tahun 2015 yang Kini Semakin Terjangkau!
Kelengkapan dokumen ini bukan hanya soal legalitas, tapi juga menghindarkan kamu dari masalah hukum di kemudian hari. Mobil tanpa dokumen lengkap atau palsu bisa bikin kamu kesulitan untuk balik nama atau bahkan terjerat masalah hukum.
5. Bandingkan Harga Pasaran
Jangan terburu-buru membeli hanya karena harganya terlihat murah. Lakukan riset harga pasaran mobil LCGC bekas yang kamu incar, baik melalui marketplace otomotif maupun dealer mobil bekas terpercaya.
Baca juga: 5 Rekomendasi Mobil Bekas Harga Rp 150 Jutaan, Cocok Nih Buat Persiapan Mudik!
Kalau harga yang ditawarkan jauh di bawah pasaran, itu patut dicurigai. Bisa jadi, mobil tersebut memiliki riwayat kecelakaan, pernah terendam banjir, atau bahkan bermasalah secara hukum.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000