Minggu, 04 JANUARI 2026 • 15:25 WIB

BYD Duduki Takhta Tertinggi Mobil Listrik Dunia 2025, Apa yang Membuat Produsen EV China Jadi Raja Kalahkan Telsa?

Author

BYD Sealion 7. (Dok. BYD Indonesia.)

INDOZONE.ID - BYD menduduki takhta tertinggi sebagai penguasa mobil listrik. Produsen asal China ini mencatatkan total penjualan 4,6 juta secara global pada 2025. Angka ini naik 7,7 persen dibanding tahun sebelumnya.

Laporan Car and Driver, penjualan EV BYD melonjak 28 persen, dan kini hampir separuh mobil yang mereka jual adalah mobil listrik murni.

Di saat yang sama, Tesla justru mencatat penurunan pengiriman global sebesar 9 persen, menjadi 1,64 juta unit.

Data tersebut membuat BYD resmi memuncaki posisi sebagai produsen mobil listrik nomor satu di dunia.

Tesla Tertahan

Penurunan Tesla tak lepas dari kondisi pasar, terutama di Amerika Serikat. Dalam tiga bulan terakhir 2025, penghapusan subsidi federal kendaraan listrik ikut menekan penjualan.

Meski Tesla sempat merilis Model 3 dan Model Y versi harga lebih terjangkau pada musim gugur, langkah itu belum cukup untuk membendung penurunan.

Baca juga: BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia, EV Melesat di 2025

Sebaliknya, BYD terus agresif. Di Inggris, misalnya, penjualan BYD melonjak hingga 880 persen. Angka yang bikin banyak merek global mulai waspada.

“BYD bukan hanya pesaing Tesla, tapi pesaing semua orang,” tulis laporan pasar Eropa.

Baca juga: BYD Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia dan Pamer Inovasi di GJAW 2025, Apa Resep Rahasianya?

BYD Raja Mobil Listrik di Indonesia

Dominasi BYD terasa sangat nyata di Indonesia. Sepanjang Januari–November 2025, penjualan BYD menembus 47.300 unit.

Angka itu setara sekitar 57 persen pangsa pasar EV nasional. Artinya, lebih dari separuh mobil listrik yang terjual di Indonesia berasal dari BYD.

BYD M6. (Dok. BYD Indonesia)

Capaian ini terasa semakin besar jika melihat kondisi industri otomotif nasional yang sedang melambat. Saat segmen lain melambat, EV justru melaju kencang.

Dalam dua tahun terakhir, adopsi mobil listrik di Indonesia naik agresif. Dari hanya 2–3 persen pada 2023, naik ke 5 persen di 2024, lalu melonjak hingga sekitar 12 persen menjelang akhir 2025.

Bahkan pada Oktober dan November 2025, adopsi EV sempat menembus 15 persen dari total penjualan mobil nasional per bulan.

Kunci dominasi BYD bukan cuma satu produk. Mereka main di hampir semua segmen.

Di kelas low hatchback, BYD Atto 1 langsung mencuri perhatian. Dalam dua bulan, distribusinya tembus 17.700 unit.

Segmen MPV diisi BYD M6, yang mencatat penjualan 9.900 unit sepanjang Januari–November 2025. Mobil ini jadi EV terlaris kedua secara nasional.

Denza D9 di GJAW 2025. (Indozone/Rachmat Fahzry)

Di segmen SUV, BYD Sealion 7 membukukan lebih dari 7.900 unit sejak Februari 2025.

Tak berhenti di mass market, BYD juga serius di kelas premium lewat DENZA. DENZA D9 mencatat penjualan lebih dari 7.000 unit dan jadi salah satu MPV listrik premium terlaris di Indonesia.

Inovasi Jadi Kunci Utama BYD

Manajer Humas BYD, Li Yunfei, dalam wawancara dengan Dongfang Caijing, menegaskan bahwa inovasi adalah fondasi utama perusahaan.

Ia menyebut, di masa lalu, jalur teknologi BYD sempat diragukan pesaing. Namun setelah itu, teknologi tersebut justru dipelajari dan ditiru.

“Tanpa terobosan orisinal, pada akhirnya tidak akan ada yang bisa ditiru oleh orang lain,” kata Li dilansir Car News China.

Li menyinggung sejumlah teknologi yang lebih dulu dikembangkan BYD, seperti baterai litium-besi fosfat, sistem plug-in hybrid DM, hingga motor sinkron magnet permanen.

Termasuk sistem pengisian daya kilat megawatt yang diluncurkan pada paruh pertama 2025.

Menurut Li, arah teknologi ini ditetapkan lewat riset jangka panjang, bukan keputusan pasar sesaat.

Otak di Balik Mesin BYD

Pendiri sekaligus Chairman BYD, Wang Chuanfu, disebut sangat terlibat langsung dalam riset dan pengembangan.

Li menggambarkan Wang sebagai sosok yang rutin hadir di rapat teknis dari pagi hingga malam. Banyak keputusan strategis lahir dari diskusi teknik, bukan sekadar perencanaan pasar.

Wang bahkan kerap menjelaskan konsep dengan contoh fisika dan kimia, mulai dari reaksi elektrokimia hingga mekanisme baterai.

Pendekatan prinsip pertama inilah yang, pelan tapi konsisten, mengantar BYD ke puncak industri mobil listrik dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BYD Indonesia, Carnewschina, Car And Driver

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU