INDOZONE.ID - VinFast Flazz adalah skuter listrik urban buatan Vietnam yang tidak memerlukan SIM untuk dikendarai.
Motor ini dibekali baterai LFP 1,2 kWh dengan jangkauan 70 km sekali cas, kecepatan maksimal 39 km/jam.
Desainnya kompak dengan dimensi 1.745 x 700 x 1.050 mm dan ground clearance 135 mm.
Performa VinFast Flazz
Melanisr Baonghean, motor hub belakang Flazz menghasilkan daya nominal 600W dan puncak 1.100W. Akselerasi 0–40 km/jam dicapai dalam 16 detik.
Baca juga: VinFast Dorong Anak Muda Ganti Motor ke Mobil Listrik VF3
Baca juga: Ini 4 Motor Listrik VinFast yang Masuk Indonesia
Mode SPORT mematok kecepatan maksimal 39 km/jam, sementara mode ECO menurunkannya ke sekitar 30 km/jam demi efisiensi. Kapasitas beban maksimal 130 kg.
Flazz lolos standar tahan air IP67. Hujan deras atau banjir setengah lutut, motor ini diklaim tetap aman.
Baterai dan Jangkauan
Baterai LFP 1,2 kWh diletakkan di bawah pijakan kaki. Jangkauan standar 70 km per pengisian. Kalau kurang, ada opsi baterai tambahan yang bisa mendongkrak jangkauan hingga 135 km.
Waktu pengisian penuh dari 0 ke 100% sekitar 6,5 jam.
Fitur dan Kapasitas Bagasi
Dasbor menampilkan layar digital HMI LED berwarna yang menunjukkan kecepatan, kapasitas baterai, dan jarak tempuh.
Bagasi di bawah jok berkapasitas 14 liter. Cukup untuk helm dan jas hujan. Kalau pakai baterai tambahan, kapasitas turun jadi sekitar 8 liter.
Flazz hadir dalam empat pilihan warna. Merah terang-hitam doff, hitam mengkilap, hijau lumut, dan putih mutiara.
Di Vietnam, Flazz dijual seharga 16 juta VND atau sekitar Rp10,4 juta
VinFast sendiri sudah masuk pasar Indonesia sejak 2023. VinFast Indonesia sudah memastikan akan memboyong emapt model motor listriknya ke Indonesia, termasuk Flazz.
Peluncuran dijadwalkan pada kuartal II 2026, dengan target awal Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.
Di Indonesia, aturan mengenai SIM (Surat Izin Mengemudi) untuk kendaraan listrik dibedakan berdasarkan kategorinya.
Motor listrik wajib memiliki SIM C, STNK, dan BPKB karena tergolong kendaraan bermotor. Tanpa SIM, yang diperbolehkan hanyalah sepeda listrik (kecepatan max 25 km/jam).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Baonghean