INDOZONE.ID - PT Indomobil National Distributor berencana membawa Leapmotor C10 ke Indonesia. SUV listrik ini disebut cocok untuk kebutuhan keluarga.
CEO Indomobil, Tan Kim Piauw, mengatakan rencana itu masih dibahas dengan Stellantis. Opsi perakitan di dalam negeri juga dipertimbangkan agar sesuai aturan pemerintah.
“Untuk TKDN, kami ikut kebijakan yang berlaku,” kata Tan di Beijing, Minggu.
Ia menyebut, komponen lokal tidak hanya soal suku cadang, tapi juga tenaga kerja dan proses produksi.
Baca juga: Tunggu Tanggal Mainnya, Stellantis dan Indomobil Siap Bawa Leapmotor ke Indonesia!
Leapmotor C10 memiliki panjang sekitar 4,7 meter. Kabinnya cukup luas untuk penggunaan harian. Material interiornya sudah bersertifikasi Oeko-Tex Standard 100.
Mobil ini menggunakan teknologi Cell-to-Chassis, di mana baterai menjadi bagian dari struktur mobil. Sistem ini disebut membuat bodi lebih kokoh dan stabil.
Di sektor performa, C10 dibekali motor listrik penggerak roda belakang dengan tenaga hingga 168 kW. Baterainya berkapasitas 69,9 kWh, dengan jarak tempuh sekitar 477 kilometer dalam sekali pengisian berdasarkan standar NEDC.
Baca juga: Stellantis Brand House Berikan Jawaban Soal Hadirnya Leapmotor di Indonesia, Fix Gak Nih?
Fitur keselamatannya meliputi berbagai sistem bantuan berkendara dengan total 16 fitur aktif.
Harga resmi belum diumumkan. Penentuan harga masih melihat kondisi pasar dan kebijakan kendaraan listrik.
Langkah ini menunjukkan Indomobil mulai melirik pasar mobil listrik di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA