INDOZONE.ID - Toyota resmi memperkenalkan Hilux BEV generasi terbaru sebagai pikap listrik murni pertama dalam sejarah model Hilux. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi pabrikan asal Jepang tersebut dalam memperluas lini kendaraan elektrifikasi, sekaligus menjawab kebutuhan pasar global terhadap kendaraan niaga yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan ketangguhan khas Hilux.
Selama lebih dari tujuh dekade, Toyota Hilux telah terjual lebih dari 27 juta unit di berbagai negara. Kini, melalui Hilux BEV, Toyota mencoba membawa reputasi tersebut ke era kendaraan listrik dengan menawarkan kombinasi performa, daya angkut, dan kemampuan off-road yang tetap mumpuni.
Saat ini, Toyota Hilux BEV sudah mulai dipasarkan di Inggris dan Australia. Di Inggris, harga awalnya dibanderol sekitar 49.450 euro sebelum pajak, sementara di Australia dijual mulai AUD 74.990 sebelum biaya tambahan setempat. Meski demikian, Toyota belum mengumumkan rencana pemasaran untuk Indonesia maupun Amerika Serikat.
Dari sisi desain, Hilux BEV tetap mempertahankan karakter tangguh khas pikap kabin ganda. Mobil ini memiliki panjang 5.320 mm, lebar 1.855 mm, tinggi 1.845 mm, dan wheelbase 3.085 mm.
Baca juga: Tampilan Hilux Rangga dari Toyota Indonesia di Ajang GIICOMVEC 2026
Karena tidak lagi membutuhkan kisi-kisi pendingin besar seperti model bermesin konvensional, bagian depan tampil lebih modern dengan desain grille tertutup. Lampu LED berdesain tipis memberikan kesan futuristis, sementara tulisan "TOYOTA" berukuran besar di bagian depan memperkuat identitas kendaraan.
Toyota juga membekali Hilux BEV dengan velg aerodinamis berukuran 17 inci yang dirancang khusus untuk membantu meningkatkan efisiensi energi selama berkendara.
Untuk urusan performa, Hilux listrik ini menggunakan sistem penggerak all-wheel drive (AWD) permanen dengan dua motor listrik. Motor depan menghasilkan tenaga 80 kW dan torsi 205 Nm, sedangkan motor belakang menghasilkan tenaga 128 kW dan torsi 268 Nm.
Jika digabungkan, sistem tersebut mampu menghasilkan tenaga total 278 hp (208 kW) dengan torsi puncak mencapai 473 Nm. Angka ini membuat Hilux BEV tetap mampu memenuhi kebutuhan pengguna komersial maupun aktivitas di medan berat.
Sumber energinya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 59,2 kWh yang telah dilengkapi sistem pendingin cairan. Dalam pengujian WLTP, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 257 km dalam sekali pengisian daya.
Untuk penggunaan perkotaan, jarak tempuhnya diklaim bisa mencapai 380 km. Pengisian cepat DC 125 kW memungkinkan baterai terisi dari 10 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 30 menit. Sementara itu, pengisian menggunakan wallbox AC 10 kW membutuhkan sekitar 6,5 jam dari 10 persen hingga penuh.
Sebagai kendaraan yang tetap mengutamakan kemampuan kerja berat, Toyota melakukan berbagai penguatan pada struktur sasis. Mulai dari penambahan crossmember depan dan belakang hingga subframe khusus untuk melindungi baterai dari tekanan puntir saat melintasi medan ekstrem.
Hilux BEV juga dibekali kemampuan off-road yang cukup impresif. Mobil ini memiliki kemampuan menerjang genangan air hingga 700 mm, sudut approach angle 29 derajat, dan departure angle 24 derajat.
Ground clearance berada di angka 212 mm, sementara sistem Multi-Terrain Select (MTS) dengan lima mode berkendara, yaitu Rock, Sand, Mud, Dirt, dan Mogul, membantu pengemudi menghadapi berbagai kondisi jalan.
Masuk ke dalam kabin, nuansanya mengingatkan pada Toyota Land Cruiser terbaru. Terdapat layar sentuh 12,3 inci untuk sistem hiburan Toyota Smart Connect, sementara varian dasar menggunakan layar 9 inci.
Panel instrumen digital juga hadir dengan empat pilihan tampilan berbeda, yakni Casual, Smart, Tough, dan Sporty yang dapat disesuaikan dengan preferensi pengemudi.
Baca juga: Kupas Tuntas 5 Kelebihan Hilux Double Cabin untuk Segmen Komersial di Indonesia!
Meski menggunakan baterai berukuran besar, Hilux BEV tetap menawarkan kemampuan angkut yang kompetitif. Bak belakang memiliki dimensi yang sama dengan Hilux mild hybrid, dengan kapasitas muatan hingga 715 kg dan kemampuan menarik beban (towing capacity) mencapai 1.600 kg.
Dari sisi keselamatan, Toyota menyematkan paket Toyota T-Mate generasi ketiga yang lebih canggih. Fitur-fitur seperti Lane Tracing Assist, Emergency Steering Assist, Pre-Collision System, hingga Driver Monitor Camera kini tersedia untuk meningkatkan keamanan selama perjalanan.
Kehadiran Hilux BEV menjadi sinyal bahwa segmen pikap listrik mulai berkembang secara serius. Jika nantinya masuk ke pasar Indonesia, model ini berpotensi menarik perhatian pelaku usaha, perusahaan tambang, perkebunan, hingga konsumen yang membutuhkan kendaraan kerja tangguh dengan emisi nol.
Toyota sendiri memberikan garansi kendaraan hingga tiga tahun yang dapat diperpanjang sampai 10 tahun atau 185.000 km melalui perawatan berkala di bengkel resmi. Untuk baterainya, Toyota menjamin kapasitas minimal 70 persen tetap terjaga hingga 10 tahun atau satu juta kilometer pemakaian melalui program Battery Care Program.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ArenaEV