INDOZONE.ID - BMW membuat kejutan di ajang balap ketahanan paling bergengsi dunia, Le Mans 24 Hours, dengan memperkenalkan mobil konsep terbarunya, BMW M Concept Neue Klasse. Meski secara resmi disebut sebagai gambaran arah desain mobil performa masa depan BMW, banyak pihak meyakini model ini merupakan pratinjau yang sangat dekat dengan versi produksi dari BMW M3 listrik generasi berikutnya.
Kehadiran mobil ini menjadi penanda keseriusan BMW M dalam memasuki era elektrifikasi. Rumor yang beredar menyebutkan mobil tersebut kemungkinan akan dipasarkan dengan nama i3M saat resmi meluncur beberapa tahun mendatang. Jika benar, model ini bakal menjadi tonggak penting bagi lini performa BMW yang selama puluhan tahun identik dengan mesin bensin bertenaga besar.
Untuk meredam kekhawatiran para penggemar setia BMW M, pabrikan asal Jerman itu sengaja memajang M Concept Neue Klasse berdampingan dengan BMW M3 E30 legendaris saat sesi foto resmi. Langkah ini seolah ingin menegaskan bahwa meski sumber tenaganya berubah menjadi listrik, DNA performa dan karakter sporty khas BMW M tetap dipertahankan.
Baca juga: Zacoe Hadirkan Kesan Agresif pada BMW M3 dan M4, Berkat Paket Body Kit Serat Karbon!
Desain Lebih Agresif dan Futuristis
Secara tampilan, BMW M Concept Neue Klasse masih mempertahankan siluet dasar sedan Neue Klasse yang sebelumnya telah diperkenalkan BMW. Namun, hampir seluruh bagian bodinya mendapat sentuhan khusus dari divisi M.
Fender depan dan belakang dibuat lebih lebar untuk memberikan kesan agresif sekaligus meningkatkan stabilitas. Bumper depan dan belakang dirancang ulang dengan saluran udara berukuran besar yang terinspirasi dari desain kapal balap modern.
Bagian depan tampil unik dengan lampu LED berbentuk kubus yang disebut BMW sebagai "track lights". Sementara di belakang terdapat ducktail spoiler yang berfungsi membantu aerodinamika saat melaju dalam kecepatan tinggi.
Mobil konsep ini menggunakan warna Monza Red Metallic yang dipadukan dengan berbagai elemen berwarna gelap. Menariknya, beberapa komponen aerodinamika seperti splitter depan, side skirt, diffuser belakang, scoop kap mesin, hingga atap dibuat dari material serat alami terbuka sebagai alternatif serat karbon.
Nuansa motorsport juga semakin terasa lewat penggunaan pelek center-lock bergaya mobil balap, setup suspensi lebih rendah, serta sudut roda negatif (negative camber) yang membantu meningkatkan grip saat menikung.
Kabin Bernuansa Mobil Balap
Masuk ke dalam kabin, suasana sporty langsung terasa. Layout dasbor masih mengikuti desain Neue Klasse dengan layar Panoramic iDrive yang membentang di bagian bawah kaca depan.
Namun, BMW menambahkan berbagai elemen khas mobil performa. Empat kursi bucket seat individual dibalut kulit premium Merino dan dilengkapi sabuk pengaman lima titik layaknya mobil balap.
Di bagian belakang juga terdapat roll cage yang dibungkus material Nubuck premium. Material serupa digunakan pada setir dan panel pintu untuk memberikan kesan eksklusif sekaligus sporty.
Tenaga Tembus 1.000 HP
Sorotan utama tentu berada pada sektor performa. BMW membekali mobil ini dengan sistem penggerak empat motor listrik atau quad-motor yang menggunakan teknologi BMW M eDrive generasi terbaru.
BMW memang belum mengungkap angka tenaga resminya. Namun, berbagai sumber memperkirakan output gabungannya berada di kisaran 710 hingga 1.014 hp.
Sebagai gambaran, versi pengembangan awal teknologi ini yang diuji pada 2025 disebut mampu menghasilkan torsi roda hingga 17.990 Nm, angka yang jauh melampaui mobil performa konvensional.
Seluruh tenaga tersebut dikendalikan oleh sistem BMW M Dynamic Performance Control yang menjadi bagian dari komputer pusat bernama "Heart of Joy". Teknologi ini memungkinkan distribusi tenaga dan pengereman diatur secara independen ke masing-masing roda sehingga meningkatkan kelincahan dan stabilitas saat berkendara.
Baca juga: LEGO BMW M3 E30 Resmi Hadir, Desain Motorsport Klasiknya Jadi Sorotan
Pakai Baterai 800 Volt
Untuk menyuplai energi ke empat motor listrik tersebut, BMW menggunakan paket baterai berkapasitas lebih dari 100 kWh yang terdiri dari sel silinder generasi terbaru.
Sistem kelistrikan 800 volt juga diterapkan agar proses pengisian daya berlangsung lebih cepat sekaligus mendukung efisiensi dan jarak tempuh yang lebih jauh.
Menariknya, rumah baterai dipasang langsung ke struktur sasis dan gardan kendaraan guna meningkatkan kekakuan bodi serta handling saat digunakan dalam kondisi ekstrem.
Tetap Hadirkan M3 Bermesin Bensin
Kabar baik bagi para penggemar BMW M yang belum siap beralih ke mobil listrik, BMW memastikan generasi terbaru M3 nantinya tetap tersedia dalam versi bermesin bensin.
BMW disebut akan menerapkan strategi multi-powertrain, di mana M3 listrik akan dijual berdampingan dengan M3 bermesin enam silinder yang dibekali teknologi mild hybrid.
Ketua BMW M GmbH, Franciscus van Meel, menegaskan bahwa BMW akan terus membawa teknologi yang dikembangkan dari dunia motorsport ke mobil produksi massal, baik untuk kendaraan listrik maupun bermesin konvensional.
Jika sesuai rencana, versi produksi BMW M Concept Neue Klasse diperkirakan meluncur sekitar tahun 2027. Kehadirannya sekaligus menandai babak baru bagi BMW M, di mana performa tertinggi tak lagi hanya berasal dari mesin bensin, melainkan juga dari teknologi listrik berdaya besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ArenaEV