INDOZONE.ID - Mercedes-Benz resmi membuka babak baru di pasar kendaraan listrik dengan menghadirkan VLE, sebuah MPV listrik premium berukuran besar yang dirancang untuk menggabungkan kenyamanan, kemewahan, dan kepraktisan dalam satu kendaraan. Produksi massal model ini telah dimulai di pabrik bersejarah Mercedes-Benz di Vitoria, Spanyol, dan unit pertama untuk konsumen sudah mulai dikirim bersamaan dengan dimulainya proses produksi.
Kehadiran VLE menunjukkan bahwa Mercedes-Benz tidak hanya fokus pada sedan atau SUV listrik, tetapi juga mulai serius menggarap segmen kendaraan keluarga premium dan transportasi eksekutif berbasis listrik yang sedang berkembang di berbagai negara.
Dimensi Bongsor, Cocok untuk Keluarga Besar dan Transportasi Premium
Mercedes-Benz VLE hadir dengan ukuran yang jauh lebih besar dibandingkan MPV keluarga pada umumnya. Varian standar VLE 300 memiliki panjang 5.309 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.943 mm, dengan jarak sumbu roda mencapai 3.342 mm.
Bagi konsumen yang membutuhkan ruang lebih luas, Mercedes-Benz juga menyediakan versi wheelbase panjang yang memiliki tambahan panjang bodi sekitar 175 mm, sehingga total panjang kendaraan mencapai 5.484 mm.
Dimensi tersebut membuat VLE lebih dekat ke kategori van premium atau kendaraan shuttle eksekutif dibandingkan MPV konvensional. Jika masuk ke pasar Indonesia, mobil ini berpotensi menyasar segmen hotel berbintang, layanan transportasi premium, perusahaan, hingga keluarga dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan kabin lapang.
Baca juga: Keren, Citroen Luncurkan Mobil Van Listrik Berisi 9 Penumpang
Baterai Besar, Jarak Tempuh Tembus 713 Km
Pada tahap awal peluncuran, Mercedes-Benz hanya memproduksi varian VLE 300 edisi perdana. Model ini menggunakan satu motor listrik penggerak roda depan yang menghasilkan tenaga 272 dk.
Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 115 kWh. Berkat baterai berukuran besar tersebut, VLE mampu menempuh jarak hingga 713 kilometer dalam standar pengujian WLTP dengan sekali pengisian daya penuh, tergantung ukuran velg dan konfigurasi kursi yang dipilih.
Angka tersebut menjadi salah satu yang tertinggi di kelas kendaraan listrik keluarga saat ini. Sebagai perbandingan, mayoritas mobil listrik yang beredar di Indonesia masih menawarkan jarak tempuh antara 300 hingga 600 kilometer.
Jarak tempuh yang panjang tentu menjadi nilai tambah bagi konsumen Indonesia, terutama untuk perjalanan antarkota seperti Jakarta-Bandung, Jakarta-Cirebon, atau Surabaya-Malang tanpa perlu terlalu sering mencari stasiun pengisian daya.
Akselerasi Setara Mobil Penumpang
Meski memiliki dimensi besar, performa VLE tidak bisa dianggap remeh. Mercedes-Benz mengklaim mobil ini mampu berakselerasi dari posisi diam hingga 97 km/jam dalam waktu 6,5 detik.
Catatan tersebut memang tidak secepat SUV listrik performa tinggi seperti Tesla atau Lucid, namun tergolong impresif untuk kendaraan berukuran besar yang dirancang membawa banyak penumpang.
Karakter akselerasi instan khas motor listrik juga membuat pengalaman berkendara terasa lebih responsif dibandingkan van bermesin konvensional.
Lebih Mudah Bermanuver Berkat Rear-Wheel Steering
Salah satu tantangan kendaraan berbodi besar adalah kemampuan bermanuver di area sempit. Untuk mengatasi hal tersebut, Mercedes-Benz membekali VLE dengan sistem kemudi roda belakang atau rear-axle steering sebagai fitur standar.
Sistem ini memungkinkan roda belakang berbelok hingga tujuh derajat, sehingga radius putar kendaraan menjadi hanya 10,9 meter.
Fitur tersebut sangat membantu saat kendaraan harus berputar di jalan perkotaan yang sempit, area parkir bertingkat, atau kawasan padat kendaraan. Jika nantinya hadir di Indonesia, teknologi ini akan menjadi nilai tambah mengingat kondisi jalan di banyak kota besar masih cukup padat.
Baca juga: Pabrikan Nissan akan Luncurkan Van Kecil Baru dengan Tenaga Listrik
Isi Daya 15 Menit untuk Tambahan 322 Km
Mercedes-Benz juga membekali VLE dengan arsitektur kelistrikan 800 volt, teknologi yang saat ini mulai banyak digunakan pada kendaraan listrik premium karena mampu mendukung pengisian daya berkecepatan tinggi.
Saat terhubung ke stasiun pengisian cepat DC yang kompatibel, VLE dapat menerima daya hingga 300 kW.
Dalam kondisi ideal, pengisian selama 15 menit dapat menambah jarak tempuh sekitar 322 kilometer. Bahkan pada kondisi terbaik, tambahan jarak tempuh bisa mencapai 355 kilometer hanya dalam waktu seperempat jam.
Teknologi ini menjadi penting karena salah satu kekhawatiran utama calon pengguna kendaraan listrik di Indonesia masih berkaitan dengan waktu pengisian daya dan ketersediaan infrastruktur pengisian cepat.
Kabin Fleksibel dan Fitur Layaknya Kelas Bisnis
Masuk ke dalam kabin, Mercedes-Benz menempatkan fleksibilitas sebagai salah satu keunggulan utama VLE.
Kursi baris belakang dapat digeser, diatur ulang, bahkan dilepas sepenuhnya berkat sistem rel khusus. Dengan konfigurasi tersebut, kendaraan dapat diubah dari mobil penumpang berkapasitas delapan orang menjadi kendaraan pengangkut barang dalam waktu singkat.
Pada varian tertinggi Grand Limousine, Mercedes-Benz menawarkan dua kursi Grand Comfort Seats di baris tengah. Fitur yang tersedia meliputi sandaran tangan individual, bantalan tambahan, cup holder, pengisi daya ponsel nirkabel, penyangga pinggang pneumatik, fungsi pijat, hingga sandaran kaki yang dapat diatur sesuai kebutuhan penumpang.
Konsep ini menjadikan VLE tidak hanya cocok sebagai kendaraan keluarga premium, tetapi juga berpotensi digunakan sebagai kendaraan VIP atau shuttle eksekutif.
Varian Baru Segera Menyusul
Mercedes-Benz berencana memperluas lini VLE mulai September 2026. Salah satu model yang akan hadir adalah VLE 400 4MATIC yang menggunakan dua motor listrik dan sistem penggerak semua roda.
Varian tersebut akan menghasilkan tenaga hingga 413 dk, sekaligus menawarkan traksi yang lebih baik di berbagai kondisi jalan.
Konsumen juga akan diberikan lebih banyak pilihan konfigurasi kabin, mulai dari lima hingga delapan kursi. Sementara bagi yang menginginkan tampilan lebih sporty, tersedia paket AMG Line dan AMG Line Plus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ArenaEV