Tampil Lebih Boxy dan Modern, Bocoran Penampakan Utuh Nissan NV200 Generasi Terbaru Akhirnya Terungkap!
INDOZONE.ID - Ingat dengan Nissan NV200, MPV boxy serbaguna yang dulu sempat mengaspal di Indonesia sebagai Nissan Evalia? Kabar mengejutkan datang dari pabrikan berlogo dua cincin ini. Zhengzhou Nissan tengah bersiap meluncurkan generasi kedua dari NV200 pada kuartal keempat (Q4) tahun ini.
Setelah sebelumnya sempat tertangkap kamera dengan stiker kamuflase tebal, kini penampakan utuh eksterior dan interior versi produksinya mulai bocor ke publik. Menariknya, Nissan NV200 generasi terbaru ini akan terlahir kembali di China dengan menggendong mesin Plug-in Hybrid (PHEV) serta mengusung konsep unik sebagai MPV semi off-road. Langkah ini sengaja diambil Nissan demi menggaet pasar vanlife (tren berkemah dan tinggal di dalam mobil) yang saat ini sedang naik daun.
Sebagai informasi, Zhengzhou Nissan merupakan anak perusahaan Dongfeng Motor Group yang bergerak sebagai perpanjangan tangan untuk kendaraan komersial dari joint venture Dongfeng-Nissan.
Baca juga: Bos Nissan Akui Belajar dengan Pabrikan China untuk Mempercepat Produksi Mobil
Eksterior: Tetap Boxy tapi Kental Nuansa Mobil Listrik Masa Kini
Melihat foto-foto terbaru yang beredar, tampilan mobil ini sudah menyerupai kondisi standar pabrik yang siap dipajang di showroom. Nissan menyematkan bahasa desain kendaraan energi baru (NEV) teranyar mereka. Hal ini terlihat dari penggunaan gril depan model tertutup dua tingkat serta flat tri-spoke wheels.
Meskipun tampak modern, identitas asli NV200 tidak luntur begitu saja. Mobil ini tetap mempertahankan siluet bodi yang boxy layaknya generasi pertama. Kaca segitiga kecil pada pilar A serta desain pintu depan juga dibuat sangat mirip dengan pendahulunya. Selain itu, pintu geser tetap hadir di kedua sisi bodi demi akses keluar-masuk yang praktis. Demi menekan biaya produksi agar tetap ramah di kantong, Nissan memilih menggunakan gagang pintu model konvensional.
Interior: Gabungan Teknologi Modern dan Fungsionalitas Kamper
Masuk ke dalam kabin, setir kemudi mobil ini ternyata berbagi komponen dengan lini sedan listrik terbaru Nissan, yaitu seri N6 dan N7. Nuansa kendaraan masa depan kian terasa berkat hadirnya layar pusat hiburan berukuran besar di tengah dasbor serta tuas transmisi yang kini pindah ke shifter stalk. Beruntung, Nissan tetap mempertahankan tombol fisik untuk pengaturan AC di konsol tengah agar pengendara tetap fokus saat menyetir.
Material kabin didominasi oleh plastik berwarna abu-abu, sementara bagian atas dasbor dilapisi bahan yang lebih empuk dengan warna abu-abu terang. Menariknya, terdapat sebuah rongga kosong di konsol tengah tepat di atas tombol AC. Rongga ini diduga kuat sebagai tempat tuas transmisi mekanikal untuk varian mesin bensin konvensional (ICE) di masa mendatang.
Baca juga: Mitsubishi Siapkan Eclipse Sportback Listrik, Saudara Kembar Nissan Leaf yang Segera Meluncur
Bocoran Spesifikasi dan Estimasi Harga
Urusan dapur pacu, varian utama yang akan meluncur adalah versi PHEV. Nissan diprediksi akan mencangkok sistem PHEV milik sedan Nissan N6, yaitu perkawinan antara mesin bensin 1.5-liter bertenaga 75 kW (101 hp) dengan motor listrik berkekuatan 155 kW (208 hp).
Di atas kertas, sedan N6 mampu menempuh jarak hingga 180 km dalam mode listrik murni (CLTC) berkat baterai LFP berkapasitas 21,1 kWh. Namun, untuk diaplikasikan pada NV200 yang berbobot lebih berat, kemungkinan ada sedikit penyesuaian performa. Mengingat mobil ini menggunakan penggerak roda depan (FWD) dengan suspensi depan McPherson Strut dan suspensi belakang Torsion Bar, varian berpenggerak empat roda (AWD) tampaknya belum akan tersedia meskipun mobil ini dilabeli sebagai MPV semi off-road.
Berpotensi Diekspor ke Pasar Global?
Generasi pertama NV200 dulunya dijual di China pada rentang tahun 2010–2018 dengan harga mulai dari 79.800 hingga 127.800 yuan (sekitar Rp178 juta hingga Rp286 jutaan). Generasi terbaru ini diprediksi akan dijual dengan rentang harga yang mirip, di mana varian bermesin bensin murni 2.0-liter konvensional dan varian hybrid e-Power 1.2-liter akan dihadirkan sebagai opsi termurah.
Mengingat Nissan sudah menghentikan total produksi NV200 generasi pertama di Jepang, MPV PHEV semi off-roadrakitan China ini memiliki peluang besar untuk diekspor ke berbagai negara, terutama bagi para pencinta otomotif yang merindukan mobil keluarga multifungsi berbiaya murah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Carnewschina.com