Setelah sukses test drive sky-bike baru yang disebut 'The Speeder' oleh Jetpack Aviation, telah dilaporkan bahwa sky-bike futuristik dapat berada di tangan konsumen hanya dalam waktu dua tahun.
Dilansir dari Dunya News, Senin (23/8/2021), Jetpack Aviation, sebuah perusahaan yang terkenal memproduksi baling-baling vertikal, mengatakan bahwa prototipe sepeda motor terbang yang digerakkan jet mereka menyelesaikan penerbangan pertamanya dengan warna-warna cerah.
Perusahaan asal California itu berharap untuk menghasilkan dua versi konsumen yang dapat dibeli dan digerakkan oleh pengguna sehari-hari. Sepeda ini dibuat dengan program perangkat lunak kontrol penerbangan unik Jetpack Aviation untuk membantu memantau dan menyesuaikan daya dorong saat bepergian.
Perangkat lunak, yang membutuhkan waktu satu setengah tahun untuk membangun, memungkinkan sepeda berfungsi sebagai sepeda motor normal di udara dan secara otomatis menstabilkan kendaraan di tengah penerbangan.
Baca juga: Dua Maling Curi Motor Milik Marbot Masjid saat Salat Magrib, Netizen: 'VIP Jalur Neraka'
“Kami dapat menyiapkan versi ultralight [yang tidak memerlukan lisensi pilot] dalam waktu dua tahun dan versi kategori eksperimental dalam waktu enam bulan setelah itu,” kata CEO Jetpack Aviation David Mayman.
“Versi ultralight akan dibatasi hingga 60 mph (aturan FAA) dan waktu penerbangan 15 menit. Versi eksperimental akan membutuhkan lisensi pilot dasar untuk terbang,” tambah dia.
"Kecepatan versi ini akan menjadi sekitar 250 mph dengan waktu penerbangan sekitar 35 menit," jelasnya.
Terkait harga, dilaporkan bahwa The Speeder dibanderol seharga 381.000 dolar (Rp5,4 miliar) dan perusahaan telah mulai menerima pre-order dari pembeli yang tertarik.
Artikel Menarik Lainnya:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: