Sabtu, 30 NOVEMBER 2024 • 16:40 WIB

5 Penyebab Harga Mobil Bekas Turun Drastis, Wajib Perhatikan Hal Ini!

Author

Ilustrasi membeli mobil bekas. (Freepik/prostooleh)

INDOZONE.ID - Membeli mobil bekas bisa menjadi pilihan yang cerdas untuk menghemat uang, tetapi sering kali, harga mobil bekas bisa turun drastis dalam waktu singkat.

Bagi pembeli atau penjual mobil bekas, hal ini tentu menjadi hal yang penting untuk dipahami.

Harga mobil bekas yang turun tajam bisa disebabkan oleh berbagai faktor, dan mengetahui penyebabnya akan membantu kamu membuat keputusan yang lebih bijak, baik saat membeli maupun menjual mobil bekas.

Berikut adalah lima penyebab harga mobil bekas turun drastis yang wajib kamu perhatikan, simak selengkapnya di bawah ini:

Faktor Penyebab Harga Mobil Bekas Anjlok

1. Usia Mobil yang Semakin Tua

Tampilan BMW M3 E36 sebagai mobil klasik BMW terpopuler.

Salah satu faktor terbesar yang mempengaruhi harga mobil bekas adalah usia mobil itu sendiri. Semakin tua usia mobil, semakin rendah nilai jualnya.

Meskipun mobil tersebut masih berfungsi dengan baik dan terawat, mobil yang sudah berusia lebih dari 5 tahun biasanya akan mengalami penurunan harga yang signifikan.

Alasan utama penurunan harga ini adalah karena faktor keausan dan penurunan kualitas secara alami seiring bertambahnya usia.

Mesin, sistem transmisi, dan bagian-bagian lain dari mobil cenderung mengalami penurunan performa. Konsumen biasanya lebih memilih mobil yang lebih muda karena lebih sedikit memerlukan perawatan dan memiliki teknologi yang lebih terbaru.

2. Jumlah Kilometer yang Tinggi (Odometer)

Indiglow Radiant Blue pada speedometer Xpander. (Indozone/Elko)

Jumlah kilometer yang tercatat pada odometer mobil juga menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi harga mobil bekas.

Mobil yang telah menempuh jarak jauh (lebih dari 100.000 km) cenderung mengalami penurunan harga yang lebih cepat dibandingkan mobil dengan jarak tempuh yang lebih rendah.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil SUV Diesel Bekas Harga Rp200 Jutaan, Dijamin Irit dan Bertenaga! 

Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa mobil dengan kilometer tinggi biasanya lebih berisiko mengalami kerusakan pada komponen-komponen penting seperti mesin, transmisi, dan sistem suspensi.

Konsumen cenderung menghindari mobil dengan jarak tempuh tinggi karena takut harus mengeluarkan biaya besar untuk perbaikan.

3. Model atau Tipe Mobil yang Kurang Populer

Tampilan Toyota Rumion yang hanya dipasarkan di India.

Tipe atau model mobil yang kurang populer juga bisa menyebabkan harga mobil bekas turun drastis.

Beberapa mobil mungkin memiliki spesifikasi yang bagus dan dalam kondisi yang baik, namun jika model atau tipenya kurang diminati, harga jualnya akan tertekan.

Mobil yang memiliki desain kurang menarik, fitur yang terbatas, atau bahkan kendaraan dari merek yang kurang terkenal biasanya akan mengalami penurunan harga yang lebih cepat.

Baca Juga: 6 Tips Membeli Isuzu Panther Bekas, Wajib Periksa Mesin dan Bagian Penting Ini! 

Dalam hal ini, permintaan dari pasar sangat menentukan harga jual mobil bekas tersebut. Jika ada lebih sedikit pembeli yang tertarik dengan model tertentu, maka harga mobil bekas tersebut akan sulit untuk dipertahankan.

4. Perubahan Tren atau Teknologi

Fitur canggih Suzuki Baleno 2024 salah satunya yaitu adanya fitur cruise control.

Perubahan tren otomotif dan teknologi juga bisa memengaruhi harga mobil bekas. Misalnya, dengan semakin populernya mobil listrik dan kendaraan hibrida, mobil konvensional dengan mesin pembakaran internal (ICE) bisa mengalami penurunan harga karena daya tariknya berkurang.

Mobil yang tidak dilengkapi dengan fitur-fitur terbaru seperti teknologi keselamatan canggih, sistem hiburan terkini, atau efisiensi bahan bakar yang lebih baik juga bisa mengalami penurunan harga yang signifikan.

Baca Juga: Berapa Harga Pasaran Isuzu Panther Diesel Bekas? Cek Harganya di Sini 

Selain itu, peluncuran model baru dengan fitur yang lebih menarik atau efisiensi yang lebih baik juga dapat membuat mobil bekas turun harga.

Misalnya, ketika model terbaru mobil dari suatu merek dirilis dengan pembaruan teknologi dan desain, model yang lebih lama akan kesulitan mempertahankan harga jualnya.

5. Kondisi Fisik dan Perawatan Mobil

Dempul mobil menjadi salah satu cara untuk merawat bodi mobil.

Kondisi fisik mobil dan bagaimana pemilik sebelumnya merawatnya juga menjadi faktor penting dalam menentukan harga mobil bekas.

Mobil yang memiliki cat yang pudar, bagian eksterior yang tergores atau rusak, serta interior yang kotor atau rusak pasti akan mengalami penurunan harga yang signifikan. Pembeli biasanya lebih tertarik pada mobil yang kondisinya terlihat rapi dan terawat.

Selain itu, riwayat perawatan mobil juga sangat berpengaruh. Jika mobil bekas memiliki riwayat perawatan yang buruk, seperti sering terabaikan atau jarang dilakukan servis berkala, maka pembeli potensial akan lebih khawatir dan kemungkinan besar akan menawar dengan harga yang lebih rendah.

Baca Juga: Berapa Harga Mitsubishi Xpander Cross Bekas? Simak Pasarannya di Bawah Ini! 

Mobil yang rutin menjalani perawatan dan servis di bengkel resmi atau terpercaya biasanya akan memiliki harga jual yang lebih baik.

Harga mobil bekas bisa turun drastis karena beberapa faktor, seperti usia mobil yang semakin tua, jumlah kilometer yang tinggi, kurangnya popularitas model tertentu, perubahan tren atau teknologi, serta kondisi fisik dan perawatan mobil.

Sebagai pembeli, penting untuk memperhatikan faktor-faktor tersebut agar bisa mendapatkan harga terbaik dan mobil yang memiliki kondisi baik.

Sementara itu, sebagai penjual, kamu perlu menjaga mobil tetap dalam kondisi terbaik dan melakukan perawatan rutin untuk mempertahankan harga jual yang tinggi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: OLX

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU