Berkendara Aman di Musim Hujan (pexels.com)
INDOZONE.ID - Musim hujan datang lagi, dan itu artinya kamu harus ekstra hati-hati saat berkendara, terutama ketika melewati jalanan basah atau tergenang air. Salah satu risiko paling berbahaya yang kerap diabaikan oleh pengemudi adalah aquaplaning, atau yang juga dikenal sebagai hydroplaning.
Aquaplaning adalah kondisi saat ban mobil kehilangan traksi (daya cengkeram) karena melaju di atas permukaan air, bukan langsung di atas aspal. Akibatnya, kendaraan jadi sulit dikendalikan, bisa tergelincir, bahkan berpotensi menyebabkan kecelakaan serius.
Untuk kamu yang sering berkendara saat hujan atau melintasi genangan air, penting banget memahami apa itu aquaplaning dan bahaya-bahaya yang bisa ditimbulkannya. Yuk, simak penjelasan lengkapnya berikut ini!
Berkendara Aman di Musim Hujan (pexels.com)
Aquaplaning terjadi ketika air di permukaan jalan membentuk lapisan tipis antara ban dan aspal. Ban yang seharusnya mencengkeram permukaan jalan justru “mengapung” di atas air. Ini membuat pengemudi kehilangan kendali atas arah, kecepatan, dan sistem pengereman.
Baca juga: 5 Tips Berkendara Aman di Jalan Tol Saat Musim Hujan untuk Hindari Aquaplanning!
Fenomena ini umumnya terjadi ketika:
Kecepatan mobil terlalu tinggi di jalan basah
Alur ban sudah aus dan tidak mampu mengalirkan air
Ada genangan air cukup tebal di jalanan
Aquaplaning bisa terjadi pada mobil jenis apapun, dari sedan hingga SUV. Bahkan, kendaraan dengan sistem penggerak roda empat sekalipun tidak kebal dari fenomena ini.
Ilustrasi berkendara saat hujan. (Freepik/kamontad123)
Salah satu dampak paling nyata dari aquaplaning adalah hilangnya kontrol kemudi. Ketika ban mobil tidak lagi menyentuh permukaan aspal secara langsung, maka input dari stir ke roda tidak akan berefek seperti seharusnya.
Baca juga: Panduan Lengkap dan Mudah Merawat Mobil di Musim Hujan Biar Gak Karatan dan Mogok
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000