Berkendara Aman di Musim Hujan (pexels.com)
INDOZONE.ID - Berkendara di tengah hujan deras memang punya tantangan tersendiri. Salah satu bahaya yang sering kali tidak disadari pengemudi adalah, aquaplaning atau hydroplaning.
Kondisi ini terjadi ketika ban mobil kehilangan daya cengkeram, karena melintasi genangan air. Hal itu membuat mobil bisa tergelincir dan sulit dikendalikan.
Meski terdengar sepele, aquaplaning bisa sangat membahayakan, apalagi saat melaju di kecepatan tinggi. Sayangnya, masih banyak pengemudi yang belum memahami faktor-faktor yang menyebabkan aquaplanning.
Nah, kalau kamu sering berkendara saat musim hujan, wajib banget memahami apa saja yang bisa menyebabkan aquaplanning.
Berikut ini adalah 6 faktor utama penyebab aquaplaning yang harus kamu ketahui, supaya gak tergelincir dan bisa tetap mengendalikan mobil dengan aman!
Ilustrasi tekanan angin pada ban mobil. (freepik/standret)
Salah satu penyebab utama aquaplaning adalah ban yang sudah aus atau botak. Ban dengan alur yang menipis, tidak mampu membuang air secara efektif, sehingga tekanan air di bawah ban meningkat dan menyebabkan kehilangan traksi.
Akibatnya, ban bisa melayang di atas permukaan air dan mobil menjadi sulit dikendalikan.
Penting buat kamu untuk rutin mengecek kondisi ban, khususnya saat memasuki musim hujan. Pastikan alur ban masih dalam batas aman minimal 1,6 mm, dan tidak terdapat retakan.
Jika ban sudah aus, segera ganti dengan yang baru agar cengkeraman tetap optimal dan risiko tergelincir bisa diminimalkan.
Ilustrasi mekanik sedang merotasi ban mobil. (Bridgestone Tire)
Tekanan ban yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa mempengaruhi kemampuan ban dalam membuang air saat melintasi jalan basah. Ban yang kekurangan angin akan menekan lebih luas ke permukaan jalan dan lebih mudah kehilangan traksi.
Baca juga: 5 Penyebab Ban Mobil Pecah di Tol yang Harus Kamu Ketahui, Wajib Waspada!
Sementara itu, ban yang terlalu keras justru memiliki daya kontak yang kecil, dan membuatnya lebih mudah melayang di atas genangan air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000