Ilustrasi Wiper Mobil Rusak. (FREEPIK/sviatkovskyi)
INDOZONE.ID - Musim hujan sudah mulai datang, dan ini artinya kamu perlu lebih waspada saat berkendara. Salah satu hal yang sering diremehkan tapi punya peran penting dalam menjaga keselamatan di musim hujan adalah wiper mobil.
Meskipun terlihat sepele, wiper adalah komponen vital yang menjaga visibilitas pengemudi tetap optimal saat hujan turun deras. Sayangnya, banyak pengendara baru sadar bahwa wiper mobil mereka bermasalah saat hujan sudah turun, dan ini bisa membahayakan.
Supaya kamu lebih siap, yuk kenali lima jenis kerusakan wiper mobil yang paling sering terjadi, agar kamu tahu gejalanya sejak awal dan bisa segera melakukan perbaikan sebelum terlambat.
Masalah paling umum dan paling sering diabaikan adalah karet wiper yang sudah tidak lentur. Karet yang seharusnya lembut dan fleksibel ini bisa mengeras karena paparan sinar matahari terus-menerus atau karena usia pakai yang sudah terlalu lama.
Saat sudah keras, karet bisa retak atau bahkan sobek. Kondisi ini membuat sapuan wiper tidak merata, meninggalkan jejak air atau garis-garis buram di kaca depan.
Selain mengganggu pandangan, wiper yang seperti ini juga berisiko menggores kaca jika terus digunakan dalam kondisi rusak. Terutama saat hujan deras di malam hari, masalah ini bisa sangat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Wiper yang tidak bergerak meskipun sudah diaktifkan bisa menjadi tanda kerusakan serius. Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari motor penggerak wiper yang rusak, sekring yang putus, hingga kabel kelistrikan yang terputus atau konslet.
Baca juga: 7 Tips Merawat Wiper Mobil Supaya Awet dan Tahan Lama
Selain itu, bisa juga disebabkan oleh karat pada mekanisme wiper, terutama jika mobil jarang digunakan dalam waktu lama.
Saat komponen ini rusak total, wiper sama sekali tidak bisa berfungsi, dan itu jelas membahayakan pengemudi. Apalagi jika hujan tiba-tiba turun di tengah perjalanan dan kamu tidak punya visibilitas yang cukup untuk melihat jalan.
Wiper yang menyapu air secara tidak merata biasanya membuat kaca depan tetap buram, meskipun wiper terlihat berfungsi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000