Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 01 NOVEMBER 2025 • 19:19 WIB

Era Kendaraan Listrik Dimulai: Saatnya Kota-Kota di Indonesia Bergerak Lebih Cerdas

Era Kendaraan Listrik Dimulai: Saatnya Kota-Kota di Indonesia Bergerak Lebih CerdasITDP dan ViriyaENB dorong percepatan kendaraan listrik lewat MOV-E, bahas infrastruktur, peluang bisnis, dan masa depan mobilitas rendah emisi di Indonesia. (Indozone/Rachmat Fahzry)

INDOZONE.ID - Transisi ke kendaraan listrik bukan cuma soal teknologi baru, tapi soal masa depan kota yang lebih bersih dan efisien.

Itulah semangat yang dibawa MOV-E: Moving Cities the Electric Way, acara hasil kolaborasi ITDP Indonesia, ViriyaENB, dan ENVELOPS Co., Ltd. di Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Sabtu (1/11/2025).

Lewat pameran, instalasi interaktif, dan talk show, MOV-E menghubungkan hasil riset, kebijakan, dan praktik nyata untuk mempercepat elektrifikasi transportasi di Indonesia.

Kenapa Mobilitas Listrik Penting?

Pemerintah menargetkan penurunan emisi hingga 43,20% pada 2030 dengan bantuan internasional, menuju net zero emission 2060.

Sayangnya, adopsi kendaraan listrik di Indonesia masih di bawah 1% dari total populasi kendaraan nasional.

Menurut riset ITDP dan ViriyaENB, elektrifikasi armada bus perkotaan bisa memangkas emisi gas rumah kaca sampai 66,7% pada 2040 dan menghemat subsidi transportasi hingga 30%.

“Transisi ke bus listrik bukan hanya soal mengganti teknologi, tapi membuka peluang bagi kota-kota di Indonesia untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih efisien, bersih, dan terjangkau,” ujar Gonggomtua Sitanggang, Direktur Asia Tenggara ITDP Indonesia.

Logistik Hijau, Ekonomi Ikut Bergerak

Selain transportasi publik, elektrifikasi juga penting di sektor logistik perkotaan, salah satu urat nadi ekonomi kota.

Data Statista (2024) menunjukkan pasar logistik Indonesia bisa tumbuh 45,6% hingga 2030, menjadikannya lahan besar bagi inovasi kendaraan listrik.

“Ketika sektor logistik ikut beralih ke energi bersih, kita tidak hanya menurunkan emisi, tapi juga membuka peluang kerja hijau dan mewujudkan kota yang lebih sehat,” kata Suzanty Sitorus, Direktur Eksekutif ViriyaENB.

Infrastruktur dan Akses

Meski biaya pengisian kendaraan listrik di Indonesia termasuk yang paling murah di dunia, survei menunjukkan hambatan utamanya ada di akses infrastruktur.

Era Kendaraan Listrik Dimulai: Saatnya Kota-Kota di Indonesia Bergerak Lebih CerdasITDP dan ViriyaENB dorong percepatan kendaraan listrik lewat MOV-E, bahas infrastruktur, peluang bisnis, dan masa depan mobilitas rendah emisi di Indonesia. (Indozone/Rachmat Fahzry)

Keterbatasan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan fasilitas home charging membuat masyarakat masih ragu beralih.

Untuk pengisian di rumah, prosedur menaikkan daya listrik dan instalasi alat cas masih dianggap rumit.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Era Kendaraan Listrik Dimulai: Saatnya Kota-Kota di Indonesia Bergerak Lebih Cerdas

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!