Taksi Green SM saat beroperasi di Jakarta. (Ist)
INDOZONE.ID - Taksi listrik Green SM atau juga dikenal dengan Xanh SM sudah beroperasi di Jakarta dan Makassar, tapi belum muncul di Bandung.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menjelaskan bahwa proses perizinan, kesiapan pool, hingga pelatihan driver masih berlangsung.
VinFast Indonesia berharap layanan taksi listrik ini, bisa segera mengaspal di Kota Kembang.
“Kapannya kami belum bisa melakukan konfirmasi karena kita saat ini sedang tahap persiapan semuanya, karena untuk bisa beroperasi di suatu daerah tentu perizinannya,” ujarnya kepada media saat acara VinFast Bcamp 2025 di Bogor awal Desember 2025.
Baca juga: Pabrik VinFast di Subang Siap Jalan 2026, Tenaga Kerja Lokal Sudah Mulai Dilatih
Menurutnya, operasional taksi listrik tidak bisa langsung jalan begitu saja tanpa kesiapan infrastruktur dan standar keamanan.
Kariyanto menjelaskan ada beberapa pekerjaan yang harus dibereskan sebelum taksi Green SM hadir di Bandung.
Salah satunya menyiapkan lokasi pool yang akan menjadi pusat operasional.
Baca juga: Mobil Terkecil VinFast, Nih Spek dan Performa Minio Green
“Poolnya harus sudah siap. Ketika training atau recruitment para drivernya itu juga harus dipersiapkan dengan matang karena selalu sebelum launching itu semua harus sudah di training,” katanya.
Kariyanto menambahkan, pelatihan menjadi bagian penting karena banyak pengemudi masih terbiasa mengendarai mobil bensin.
Perpindahan ke mobil listrik membuat mereka harus beradaptasi dengan performa kendaraan yang lebih responsif.
“Banyak driver masih kaget sebelumnya bawa mobil bensin kemudian mobil listrik itu kadang masih banyak undul mobil depan karena mobil itu sangat responsif,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa aspek keamanan dan kesiapan SDM menjadi prioritas sebelum kendaraan meluncur ke jalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan