Ilustrasi Mobl Menerjang Banjir (Freepik)
INDOZONE.ID - Saat ini musim hujan sedang sering melanda indonesia. Curah hujan yang tinggi membuat beberapa jalanan tergenang air yang kadang muncul tiba-tiba dan membuat pengemudi cemas.
Sebenarnya, tidak ada mobil yang sepenuhnya aman untuk menerjang banjir, sehingga ketika menghadapi genangan tinggi, sebaiknya pertimbangkan untuk mencari jalur alternatif.
Risiko masuknya air ke mesin, yang dikenal sebagai water hammer, dapat menyebabkan kerusakan serius dan biaya perbaikan yang sangat mahal.
Baca juga: 5 Cara Pintar Periksa Mobil Bekas Banjir yang Perlu Kamu Pahami, Jangan Sampai Terkecoh Hal Ini!
Berikut ini beberapa tips aman melewati banjir dengan mobil agar tetap terkontrol dan meminimalkan risiko kerusakan:
Sebelum masuk ke genangan air, pastikan ketinggian air tidak lebih dari setengah tinggi ban mobil. Jika melebihi, lebih aman mencari jalur lain.
Untuk mobil listrik atau hybrid, komponen baterai dan sistem kelistrikan sensitif terhadap air, sehingga risiko kerusakan lebih tinggi jika dipaksakan untuk menerjang banjir.
Jika banjir disebabkan luapan sungai atau arus deras, jangan memaksa untuk melintas.
Arus air banjir bisa menyebabkan mobil terseret dan air dapat masuk ke ruang mesin melalui saringan udara atau komponen kelistrikan.
Perhatikan juga arah aliran air. Melewati arus dari depan meningkatkan risiko kerusakan mesin dan mobil akan kehilangan kendali.
Baca juga: 4 Cara Aman Mobil Listrik Terjang Banjir, Jangan Panik Tetap Hati-Hati!
Gunakan kecepatan rendah dan pertahankan putaran mesin sekitar 2.000-2.500 rpm. Kecepatan sekitar 10 km/jam biasanya cukup untuk melewati banjir.
Jangan mengendarai mobil terlalu cepat dan jangan terlalu lambat agar mobil tetap memiliki momentum. Karena ombak ataur air banjir bisa masuk ke ruang mesin dan membuat mobil terangkat.
Jika tersedia beberapa lajur, pilih lajur paling kanan atau yang terlihat paling dangkal. Kontur jalan yang lebih tinggi biasanya mengurangi kedalaman air, sehingga risiko mobil terkena banjir menjadi lebih kecil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Toyota Astra