Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 21 JANUARI 2026 • 11:28 WIB

Mobil Solar Diisi Pertalite, Apa yang Terjadi? Ini Dampak dan Risikonya

Mobil Solar Diisi Pertalite, Apa yang Terjadi? Ini Dampak dan RisikonyaIlustrasi isi bensin mobil. (freepik)

INDOZONE.ID - Kesalahan pengisian bahan bakar biasanya memang jarang terjadi, namun bukan hal yang mustahil. Salah satu kasus yang cukup berisiko adalah jika mobil bermesin diesel atau solar yang justru diisi bensin, seperti Pertalite.

Kondisi ini biasanya terjadi karena terburu-buru atau keterbatasan pilihan BBM di SPBU. Lalu, apa yang sebenarnya akan terjadi jika hal tersebut terlanjur dilakukan? Simak penjelasannya berikut ini.

Baca juga: Mengulik 5 Kelebihan Toyota Innova Venturer Diesel yang Hingga Kini Harga Bekasnya Melonjak

Perbedaan Mesin Diesel dan Bensin

Mobil bermesin diesel memiliki sistem pembakaran yang berbeda dengan mobil bensin. Mesin diesel bekerja dengan tekanan kompresi tinggi untuk memicu pembakaran bahan bakar, tanpa bantuan busi. Sementara itu, mesin bensin mengandalkan busi untuk menyalakan campuran udara dan bahan bakar.

Perbedaan inilah yang menjadi awal masalah. Ketika bensin masuk ke mesin diesel, proses pembakaran tidak berjalan semestinya karena karakter bensin jauh lebih mudah terbakar dibanding solar. Akibatnya, pembakaran bisa terjadi terlalu cepat dan tidak terkontrol.

Baca juga: Mengapa Mobil Bensin Bekas Lebih Diminati Dibanding Mobil Listrik?

Dampak Awal yang Langsung Terasa

Efek paling awal dari mobil solar yang diisi Pertalite adalah mesin menjadi sulit dinyalakan. Jika mesin masih bisa hidup, biasanya hanya memanfaatkan sisa bahan bakar diesel yang masih tersisa di sistem. Meskipun begitu, performa mesin akan terasa tidak normal, muncul getaran, suara kasar, hingga risiko mesin mati mendadak di tengah jalan.

Selain itu, knocking juga dapat muncul. Hal ini terjadi karena bensin meledak sebelum tekanan kompresi mesin diesel bekerja secara optimal. Kondisi tersebut membuat kerja mesin menjadi tidak sinkron dan membahayakan komponen internal.

Baca juga: 5 Cara Merawat Mesin Diesel Lawas Supaya Tetap Bertenaga dan Irit, Perhatikan Hal Ini!

Risiko Kerusakan Mesin yang Lebih Serius

Masalah yang lebih besar muncul karena bahan bakar diesel tidak hanya berfungsi sebagai sumber energi, tetapi juga sebagai pelumas alami untuk komponen penting seperti pompa bahan bakar dan sistem injeksi. Berbeda dengan bensin yang hampir tidak memiliki sifat pelumasan.

Jika bensin terus dipaksakan masuk ke mesin diesel, komponen yang membutuhkan pelumasan bisa mengalami gesekan berlebih. Dalam jangka pendek maupun panjang, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan injektor, pompa bahan bakar, hingga membuat mesin jebol dan berujung turun mesin.

Baca juga: 5 Cara Aman saat Mobil Kehabisan Bensin di Jalan, Jangan Panik!

Apa yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Salah Isi?

Jika menyadari mobil diesel salah diisi Pertalite, sebaiknya jangan menyalakan mesin.

Langkah paling aman adalah segera menguras tangki bahan bakar dan membersihkan sistem bahan bakar di bengkel resmi atau bengkel terpercaya. Semakin cepat ditangani, semakin kecil risiko kerusakan yang terjadi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: SUZUKI, Toyota Astra

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mobil Solar Diisi Pertalite, Apa yang Terjadi? Ini Dampak dan Risikonya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!