Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 21 JANUARI 2026 • 14:27 WIB

Tips Aman Menerobos Banjir dengan Motor Agar Mesin Tidak Rusak

Tips Aman Menerobos Banjir dengan Motor Agar Mesin Tidak RusakIlustrasi motor menerjang banjir. (Freepik/EyeEm)

INDOZONE.ID - Memasuki musim hujan di Indonesia, sejumlah ruas jalan kerap tergenang air, bahkan tak jarang dilanda banjir. Kondisi ini sering kali membuat pengendara, terutama pengguna sepeda motor, terpaksa tetap melanjutkan perjalanan dengan menerobos genangan air demi mencapai tujuan.

Tidak sedikit pengendara roda dua yang menerobos motornya melewati banjir dengan ketinggian di atas batas aman. Padahal, kebiasaan tersebut berisiko merusak berbagai komponen motor, mulai dari mesin hingga sistem kelistrikan.

Meski demikian, pengendara sepeda motor bukan berarti sama sekali tidak boleh melewati banjir. Dengan teknik dan langkah yang tepat, risiko kerusakan masih bisa diminimalkan.

Baca juga: 5 Langkah Awal Usai Motor Matic Terendam Banjir: Lakukan, biar Gak Rusak Parah!

Oleh karena itu, ada beberapa tips aman menerobos banjir dengan motor yang perlu dipahami agar kendaraan tetap dalam kondisi baik.

Berikut tips aman menerobos banjir dengan motor agar mesin tidak rusak:

1. Pastikan Ketinggian Air Masih Aman

Sebelum memutuskan menerobos banjir, pengendara wajib memperhatikan tinggi genangan air di jalan. Jangan terburu-buru memaksa motor melaju jika ketinggian air terlihat sudah cukup dalam.

Sebagai gambaran, batas aman banjir yang masih bisa dilewati sepeda motor adalah saat air tidak melebihi seperempat tinggi roda. Pada kondisi ini, posisi air masih berada di bawah lubang knalpot sehingga risiko air masuk ke mesin relatif kecil.

Baca juga: Musim Hujan Tiba, Ini 4 Cara Aman Motor Terobos Banjir

Jika genangan air tampak mencapai setengah badan motor atau lebih, sebaiknya urungkan niat untuk menerobos. Memaksakan diri melewati banjir dengan ketinggian di atas batas aman berisiko membuat motor mogok bahkan mengalami kerusakan serius.

Sebagai tips tambahan, pengendara juga bisa memperkirakan kedalaman banjir dengan mengamati motor lain yang melintas lebih dulu. Perhatikan sampai sejauh mana air mengenai roda atau bodi motor di depan untuk membantu menentukan apakah genangan masih aman dilewati atau tidak.

2. Pertahankan Putaran Mesin

Saat melaju di genangan air atau banjir,  menjaga putaran mesin tetap stabil menjadi hal yang sangat penting. Mesin yang berada pada putaran rendah lebih rentan mati mendadak, terutama ketika air mulai mendekati lubang knalpot.

Pengendara disarankan menahan gas secara konstan hingga benar-benar keluar dari area banjir. Hindari menurunkan gas secara tiba-tiba karena dapat memudahkan air masuk ke sistem pembuangan.

Baca juga: Jangan Kontak Motor Matic Usai Terendam Banjir

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: MPM Honda Jatim

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tips Aman Menerobos Banjir dengan Motor Agar Mesin Tidak Rusak

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!