Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 10 FEBRUARI 2026 • 19:00 WIB

Bukan Sekadar Benturan, Ini Faktor Pemicu Mobil Terbakar Setelah Tabrakan

Bukan Sekadar Benturan, Ini Faktor Pemicu Mobil Terbakar Setelah TabrakanIlustrasi mobil terbakar di salah satu jalan tol Jakarta. (Dok. TMCPolri)

INDOZONE.ID - Kebakaran pasca-tabrakan adalah ancaman nyata yang muncul ketika benturan keras merusak stabilitas sistem bahan bakar dan distribusi energi kendaraan. 

Meski mobil zaman sekarang dilengkapi teknologi keselamatan tinggi, percampuran antara kerusakan mekanis dan bahan kimia tetap bisa memicu kobaran api yang cepat merambat. 

Penting bagi pengendara bermotor untuk memahami mekanisme ini, karena benturan hebat tidak hanya merusak fisik mobil, tetapi juga mengacaukan perlindungan sistem internal yang dirancang untuk mencegah ledakan.

Lantas, apa saja faktor pemicu kebakaran mobil akibat tabrakan yang perlu diketahui? Simak informasi selengkapnya berikut ini!

Baca juga: Jangan Tertipu Tampilan, Ini 7 Ciri Motor Bekas Pernah Tabrakan

1. Kebocoran Sistem Bahan Bakar akibat Tekanan Mekanis Ekstrem

Pemicu utama kebakaran dalam kecelakaan lalu lintas adalah kegagalan integritas sistem bahan bakar, mulai dari tangki hingga jalur distribusi. 

Energi kinetik dari benturan hebat mampu merobek struktur tangki atau memutus selang bahan bakar, menyebabkan kebocoran dalam bentuk cair maupun uap. 

Cairan ini sangat reaktif, saat mengenai komponen bersuhu tinggi seperti blok mesin atau knalpot, bahan bakar akan menguap secara instan dan siap menyulut api. 

Selain itu,uap bensin yang lebih berat dari udara akan mengendap di area bawah kendaraan, membentuk zona risiko yang luas dan sangat rentan terhadap percikan sekecil apa pun.

2. Hubungan Arus Pendek pada Sistem Kelistrikan Kendaraan

Kecelakaan dapat mengubah jaringan kabel kompleks pada mobil modern menjadi sumber bahaya. 

Struktur logam yang penyok berisiko menjepit kabel utama baterai hingga menyebabkan isolasinya terkelupas. Akibatnya, muncul hubungan arus pendek yang melepaskan bunga api listrik dengan intensitas panas tinggi. 

Percikan inilah yang sering kali menjadi pemantik utama bagi kebocoran bahan bakar, mengubah kerusakan mekanis menjadi kobaran api yang sulit dikendalikan.

Percikan listrik ini kerap kali menjadi pemantik utama saat bertemu dengan cairan yang mudah terbakar seperti bahan bakar, oli mesin, atau cairan pembersih kaca yang bocor akibat benturan. 

Sementara mobil listrik, risiko ini bahkan lebih kompleks karena adanya potensi kerusakan pada sel baterai yang bisa memicu fenomena thermal runaway

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Bukan Sekadar Benturan, Ini Faktor Pemicu Mobil Terbakar Setelah Tabrakan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!