Jetour T2 terbakar usai diseruduk BMW di Tol Jagorawi. (Indozone/Rachmat Fahzry/Ist)
INDOZONE.ID - Insiden lalu lintas yang menyebabkan JETOUR T2 terbakar di Tol Jagorawi akhirnya dipaparkan secara resmi.
PT JETOUR Sales Indonesia bersama Kementerian Perhubungan dan KNKT menyampaikan hasil investigasi teknis.
Hasilnya, sistem keselamatan kendaraan disebut bekerja sesuai standar saat benturan terjadi.
Rapat klarifikasi dipimpin oleh Yusuf Nugroho, Direktur Sarana dan Keselamatan Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan.
Hadir pula perwakilan KNKT, tim penguji tipe kendaraan bermotor, hingga Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor Bekasi.
“Kami mengapresiasi PT Jetour Sales Indonesia atas respon cepat dalam melakukan investigasi terhadap kejadian yang ada," ujar Yusuf Nugroho dalam pernyataan resmi yang diterima Indozone, Jumat (13/2/2026).
Baca juga: Spesifikasi Lengkap JETOUR T2 di IIMS 2026 Harga Spesial Rp 568 Juta!
Baca juga: Penjelasan Pihak JETOUR Soal Insiden Ledakan di Tol Jagorawi
Ia menambahkan, tujuan diselenggarakannya klarifikasi untuk memperoleh penjelasan terkait kronologi dan hasil investigasi atas insiden kendaraan merek JETOUR.
"Dengan fokus pada spesifikasi teknis kendaraan, sistem keselamatan (safety system), serta mekanisme perlindungan terhadap risiko kebakaran,” lanjut Yusuf.
JETOUR T2 Jadi Sorotan di IIMS 2026 (Indozone/Sagita)
Secara teknis, hasil investigasi menyebut sistem keselamatan JETOUR T2 bekerja sesuai desain dan standar yang ditetapkan.
Saat benturan terjadi, airbag mengembang penuh.
Struktur kendaraan tetap stabil dan tidak terguling.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Jetour Sales Indonesia