Pengunjung IIMS 2026 menyaksikan di JIEXPO Kemayoran. (Dok. Dyan)
INDOZONE.ID - Gelaran pameran otomotif bergengsi, Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, resmi ditutup dengan torehan angka yang fantastis.
Selama sebelas hari penyelenggaraan, pameran ini tidak hanya menjadi ajang pamer teknologi terbaru, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi nasional di awal tahun.
Keberhasilan ini menjadi sinyal kuat bahwa daya beli masyarakat terhadap produk otomotif, baik kendaraan konvensional maupun listrik, masih sangat tinggi.
Harga VinFast VF MPV 7 terbaru yang hadir di IIMS 2026. (Dok: VinFast)
Antusiasme masyarakat terhadap dunia otomotif terlihat jelas dari jumlah kunjungan yang memadati area pameran. Selama periode 5-15 Februari 2026, tercatat sebanyak 580.250 pengunjung hadir memeriahkan suasana.
Angka kunjungan yang masif ini berbanding lurus dengan nilai transaksi yang dibukukan.
Berdasarkan laporan akhir dari para brand peserta, IIMS 2026 sukses mencatatkan total transaksi sebesar Rp8,7 triliun.
Baca juga: iCar V23 Terima Ratusan Pemesanan Selama IIMS 2028, Total 300 Surat
Angka ini menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sekaligus membuktikan bahwa IIMS tetap menjadi magnet utama bagi para pemburu kendaraan baru dan aksesori otomotif.
Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menyatakan rasa bangga dan syukurnya atas pencapaian ini.
Menurutnya, capaian positif IIMS 2026 adalah modal berharga bagi industri otomotif nasional untuk menghadapi sisa tahun 2026 yang penuh tantangan.
“Dyandra Promosindo sangat bangga dan bersyukur atas penyelenggaraan IIMS 2026 yang terlaksana dengan sukses. Kami berharap momentum positif ini terus bertumbuh di sepanjang tahun 2026. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus terbuka bagi banyak pihak guna mendorong pertumbuhan industri otomotif nasional secara berkelanjutan,” tegas Daswar.
Jajaran Motor yang Dibawakan Honda (AHM) pada IIMS 2026 (Indozone/Sagita)
Salah satu kunci kesuksesan IIMS 2026 adalah keragaman peserta yang terlibat. Tercatat sebanyak 62 brand otomotif berpartisipasi, yang terdiri dari 36 brand roda empat dan 26 brand kendaraan roda dua.
Kehadiran berbagai merk global dan lokal memberikan pilihan yang sangat luas bagi konsumen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Press Release