INDOZONE.ID - Selain merencanakan membeli motor trail listrik, Badan Gizi Nasional (BGN) juga berencana memboyong Emmo JVH Max, seperti yang dikutip ANTARA. Keduanya hadir dengan karakter dan spesifikasi berbeda, menyesuaikan kebutuhan operasional di berbagai kondisi medan.
Bila Emmo JVX GT adalah motor trail untuk medan yang menantang seperti desa dan pengunungan, maka Emmo JVH Max diperuntukan untuk kawasan perkotaan.
Untuk kebutuhan mobilitas yang lebih ringan dan praktis, Emmo JVH Max hadir sebagai motor listrik bergaya skuter matik yang dirancang untuk penggunaan di area perkotaan.
Model ini menawarkan kenyamanan berkendara dengan pendekatan desain yang familiar bagi pengguna motor harian.
Baca juga: Spesifikasi Emmo JVX GT: Motor Trail Listrik yang Bakal Dibeli oleh BGN untuk Operasional SPPG
Dari sisi performa, motor ini mampu melaju hingga kecepatan maksimum 90 km/jam. Jarak tempuhnya mencapai sekitar 70 km dalam sekali pengisian daya penuh, angka yang cukup untuk menunjang aktivitas harian tanpa perlu sering mengisi ulang baterai.
Desain menjadi salah satu keunggulan utama Emmo JVH Max. Motor ini mengusung bentuk ergonomis dengan bodi yang sederhana dan minim lekukan, sehingga memudahkan pengendalian, terutama saat melintasi lalu lintas perkotaan yang padat.
Posisi berkendara yang nyaman juga menjadi nilai tambah untuk penggunaan jangka panjang.
Sebagai kendaraan listrik, motor ini menawarkan efisiensi dari sisi perawatan. Minimnya komponen mekanis dibandingkan motor konvensional membuat kebutuhan servis menjadi lebih sederhana dan biaya operasional lebih rendah.
Dengan karakter tersebut, Emmo JVH Max menjadi pilihan yang tepat untuk mobilitas harian yang mengutamakan kepraktisan, efisiensi, dan kenyamanan dalam penggunaan di lingkungan perkotaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA