Anti Ribet-ribet! Begini 5 Cara Parkir Paralel Mudah untuk Pemula dan Dijamin Langsung Bisa
INDOZONE.ID - Parkir paralel sering kali menjadi momok menakutkan bagi banyak pengemudi pemula. Tak sedikit yang merasa stres, gugup, bahkan menghindari jenis parkir ini sama sekali.
Padahal, dengan teknik yang tepat dan latihan rutin, parkir paralel bisa dilakukan dengan mudah dan cepat tanpa ribet.
Kesalahan umum yang sering terjadi saat mencoba parkir paralel adalah, tidak memahami sudut masuk kendaraan dan tidak menjaga jarak ideal dari mobil lain.
Selain itu, kurangnya rasa percaya diri juga sering membuat pengemudi gagal melakukan manuver dengan sempurna.
Nah, supaya kamu nggak bingung lagi, berikut ini 5 cara parkir paralel yang mudah dipahami pemula. Dengan teknik tersebut, parkir di pinggir jalan atau area sempit bisa dilakukan lebih cepat dan aman.
Tips Parkir Paralel Mudah untuk Pemula dan Dijamin Langsung Bisa
1. Pilih Tempat Parkir yang Cukup Luas
Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah, memilih ruang parkir yang memiliki panjang minimal satu setengah kali ukuran mobilmu.
Ini penting agar kamu memiliki cukup ruang untuk bermanuver saat masuk ke posisi paralel. Hindari memaksakan diri parkir di ruang yang terlalu sempit, apalagi jika kamu masih pemula.
Pastikan juga kendaraan di depan dan belakang ruang parkir tersebut tidak terlalu mepet. Ruang yang terlalu terbatas, dapat membuatmu kesulitan bergerak maju-mundur saat menyelaraskan posisi mobil.
Jika memungkinkan, pilih tempat parkir yang datar dan tidak berada di tikungan tajam untuk keamanan dan kenyamanan.
2. Posisi Awal Mobil Harus Sejajar
Posisi awal sangat menentukan keberhasilan parkir paralel. Mulailah dengan menyelaraskan posisi mobilmu sejajar dengan kendaraan yang ada di depan ruang parkir, dengan jarak sekitar 50-70 cm dari sisi samping mobil tersebut.
Baca juga: 5 Keuntungan Pasang Kamera Parkir Mobil untuk Pemula: Pakir Jadi Sat-set dan Anti Repot!
Pastikan ban depan dan belakang lurus agar mobilmu dalam posisi stabil. Periksa kaca spion kiri dan kanan untuk memastikan jarak antara mobilmu dan mobil di samping cukup aman.
Posisi sejajar ini akan memudahkan kamu saat melakukan manuver mundur, karena kamu sudah berada dalam sudut yang tepat untuk mulai masuk ke dalam ruang parkir.
3. Mundur dengan Sudut 45 Derajat
Setelah memastikan posisi sejajar, mulailah bergerak mundur perlahan sambil memutar setir penuh ke arah trotoar (biasanya ke kiri untuk negara dengan jalur kanan).
Saat sudut mobilmu membentuk sekitar 45 derajat terhadap trotoar, hentikan kendaraan sejenak.
Baca juga: 6 Kesalahan Saat Parkir yang Bikin Rugi Waktu, Uang dan Bikin Kesal Sendiri
Langkah ini penting untuk memberikan ruang bagi bagian depan mobil, agar tidak menyenggol kendaraan di depan saat kamu kembali meluruskan arah mobil.
Perhatikan baik-baik spion dan over-the-shoulder check untuk menghindari blind spot selama proses ini.
4. Luruskan Setir dan Mundur Lagi
Setelah mencapai sudut yang tepat, kembalikan setir ke posisi lurus sambil tetap mundur perlahan. Langkah ini akan membuat mobilmu masuk lebih dalam ke ruang parkir dan mendekati posisi sejajar dengan trotoar.
Jika dilakukan dengan benar, bagian belakang mobil akan mendekati garis trotoar dengan mulus. Jaga kecepatan tetap rendah agar kamu bisa mengontrol gerakan mobil lebih baik.
Baca juga: Ini 5 Bahaya Menyalakan AC Mobil saat Parkir Lama yang Wajib Kamu Pahami, Bisa Berisiko Tinggi!
Jangan ragu untuk melakukan koreksi kecil jika mobil belum lurus sempurna. Gunakan kaca spion atau kamera parkir jika tersedia untuk memantau posisi roda dan jarak ke trotoar.
5. Sesuaikan Posisi dan Luruskan Mobil
Setelah mobil hampir sejajar dengan trotoar, putar setir ke arah berlawanan (ke kanan, jika sebelumnya ke kiri) sambil mundur perlahan.
Langkah ini akan meluruskan posisi depan mobil agar sejajar dengan bagian belakang. Hentikan mobil saat seluruh bodi sudah berada dalam garis parkir yang tepat.
Baca juga: 5 Cara Aman Parkir Mobil Matic di Tanjakan, Pemula Wajib Tahu!
Kamu bisa maju sedikit atau mundur lagi untuk menyempurnakan posisi. Pastikan ada cukup jarak antara mobilmu dan kendaraan di depan atau belakang agar kamu bisa keluar dengan mudah nanti.
Terakhir, aktifkan rem tangan untuk memastikan mobil tidak bergerak setelah parkir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000