INDOZONE.ID - Aksi unjuk rasa atau demo terjadi di beberapa kota besar di Indonesia, terutama DKI Jakarta. Bagi para pengendara mobil atau motor, melaju di tengah demo jadi tantangan tersendiri.
Bagaimana tidak, situasi bisa berubah seketika yang mungkin berdampak buruk pada kendaraan, terutamanya sang pengemudi dan penumpang.
Oleh sebab itu, kamu harus tahu bagaimana cara aman berkendara saat terjebak di tengah demo.
Menurut Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Lengkapnya, simak di bawah yah!
Baca juga: Antisipasi Demo di DPR RI Hari Ini, 6 Ribu Lebih Personel Gabungan Disiagakan
3 Cara Aman Berkendara di Tengah Demo
1. Jangan Lakukan Gerakan Agresif
Saat terjebak di tengah demo, kamu harus berkendara dengan hati-hati. Jangan berkendara dengan agresif karena bisa memicu rasa curiga para pendemo.
Kamu harus berkendara dengan santai hingga bisa melalui para pendemo dengan aman dan nyaman.
“Jangan melakukan gerakan-gerakan yang agresif. Misalnya, mengagetkan dan usahakan untuk berkendara secara santai saja. Kerana gerakan (berkendara) secara agresif, itu dapat memancing pendemo untuk mencurigai,” kata Sony Susmana, dikutip dari ANTARA, Selasa (2/9/2025).
2. Patuhi Aturan Pendemo hingga Pihak Berwajib
Selanjutnya, kamu pun harus mematuhi aturan para pendemo hingga pihak berwajib saat terjebak di tengah demo.
Pendemo dengan tujuan menyuarakan aspirasi dan kritik, bukan anarkis, umumnya memiliki prosedur untuk pengendara yang melintas di tengah aksi mereka.
Para pendemo akan memberitahukan pengendara untuk melewati sisi kiri atau kanan, supaya bisa melewati lokasi demo dengan aman.
Selain itu, pihak berwajib pun biasanya sudah menyiapkan rekayasa lalu lintas (lalin), supaya para pengendara tetap aman saat melintasi para pendemo.
“Kemudian yang kedua, biasanya pendemo yang benar, bukan yang anarkis, mereka mengarahkan entah lewat kiri atau kanan. Jadi kita ikuti aturan-aturan yang mereka arahkan untuk keamanan bersama,” sambungnya.
3. Parkir di Tempat Aman
Cara terakhir adalah memarkirkan kendaraan kamu di tempat aman, jika situasi demo makin tidak kondusif untuk dilalui. Ambil contoh, gedung perkantoran yang aman dari amukan massa.
Lalu, gunakanlah transportasi umum dengan jalur berbeda dari lokasi demo supaya bisa sampai ke tujuan dengan aman dan nyaman.
Namun, jika tahu demo menjamur di mana-mana dengan eskalasi yang terus meningkat, Sony menganjurkan untuk tetap di rumah.
“Jadi saya lebih kepada, kalau memang tidak penting-penting amat, sebaiknya jangan keluar. Kan juga ada imbauan dari pemerintah untuk WFH. Ya kita sih, merasa yakin kalau pemerintah sudah memberikan jaminan keamanan. Tapi namanya demo kan, kadang-kadang hitungannya detik, tiba-tiba tidak kondusif,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA