Rabu, 15 OKTOBER 2025 • 11:30 WIB

Apa Fungsi Tombol 'Overdrive' di Transmisi Mobil Matic? Simak Informasi Selengkapnya di Sini!

Author

Ilustrasi Mengemudikan Mobil Matic. (freepik.com @freepik)

INDOZONE.ID - Buat kamu yang sering pakai mobil matic, pasti pernah melihat tombol bertuliskan “O/D” atau “Overdrive” di dekat tuas transmisi.

Banyak pengemudi yang mengira tombol ini jarang dipakai atau bahkan nggak tahu fungsinya.

Padahal, tombol overdrive punya peran penting banget dalam mengatur performa dan efisiensi mobil matic, terutama saat melaju di kecepatan tinggi.

Suapaya kamu lebih paham mengenai fungsi tombol tersebut, yuk kita bahas lebih lengkap biar kamu nggak salah pakai fitur ini!

Apa Itu Overdrive di Mobil Matic?

Ilustrasi perseneling mobil matic. (Car Parts)

Secara sederhana, Overdrive (O/D) adalah fitur pada transmisi otomatis yang memungkinkan mobil berpindah ke gigi tertinggi saat kecepatan sudah cukup tinggi, dan biasanya di atas 60–80 km/jam.

Saat Overdrive aktif (ditandai lampu indikator O/D OFF di panel instrumen), transmisi akan menurunkan putaran mesin (RPM) meskipun mobil tetap melaju cepat.

Baca juga: Biar Gak Panik! Ini 5 Tips Mengemudikan Mobil FWD Matic di Tanjakan yang Aman

Bayangkan kamu sedang melaju di tol dengan kecepatan stabil 100 km/jam, ketika fitur Overdrive aktif, mesin nggak perlu bekerja terlalu keras. RPM bisa turun dari misalnya 3.000 ke 2.000, tapi kecepatan tetap sama.

Akibatnya, mesin jadi lebih halus, irit bensin, dan tidak cepat panas. Tujuan utama sistem Overdrive adalah memberi efisiensi optimal dan kenyamanan tinggi saat berkendara jarak jauh.

Jadi, fitur ini bukan sekadar tambahan, tapi merupakan bagian penting dari cara kerja transmisi otomatis modern.

Fungsi dan Manfaat Tombol Overdrive

1. Membuat Mobil Lebih Irit Bahan Bakar

SPBU Shell mengalami krisis BBM. (Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso)

Overdrive pada dasarnya bekerja untuk menurunkan putaran mesin di kecepatan tinggi. Misalnya, ketika kamu melaju di jalan tol dengan kecepatan 100 km/jam, tanpa overdrive, RPM bisa mencapai 3.000.

Tapi dengan overdrive aktif, RPM bisa turun jadi sekitar 2.000-an.

Baca juga: 5 Kesalahan Pengemudi Mobil Matic yang Tanpa Disadari Bikin Transmisi Cepat Rusak, Wajib Simak!

Efeknya, bensin yang terbakar lebih sedikit karena mesin nggak kerja terlalu berat. Ini jadi alasan utama kenapa fitur O/D penting banget buat kamu yang sering melakukan perjalanan jauh.

2. Meningkatkan Kenyamanan dan Kehalusan Berkendara

Ilustrasi terjebak kerumunan massa saat mengemudi mobil. (Dok. Auto200)

Dengan overdrive aktif, mesin berputar lebih pelan, suara mesin jadi lebih halus, dan getaran di kabin pun berkurang. Kamu bakal merasa mobil melaju lebih tenang dan santai, terutama di jalan bebas hambatan.

Baca juga: 5 Tips Merawat Mobil Matic yang Jarang Dipakai Supaya Tetap Awet, Wajib Kamu Perhatikan!

Selain itu, perpindahan antar gigi juga terasa lebih lembut. Jadi, buat kamu yang suka perjalanan jarak jauh bareng keluarga, fitur ini bikin pengalaman berkendara jauh lebih nyaman.

3. Memberikan Tenaga Tambahan Saat Diperlukan

Ilustrasi mengemudi mobil. (Pixabay/Skitterphoto)

Meski overdrive bikin mobil irit, ada situasi tertentu di mana kamu justru perlu menonaktifkan tombol O/D. Misalnya saat menanjak, menuruni bukit curam, atau mau menyalip kendaraan lain.

Baca juga: Banyak Dipertanyakan, Mobil Matic Mogok Boleh Didorong Gak? Cek Penjelasannya di Sini!

Ketika O/D dimatikan, transmisi akan menahan di gigi rendah supaya tenaga dan torsi mesin bisa keluar maksimal. Jadi, mobil lebih responsif dan nggak terasa “ngeden” saat butuh akselerasi cepat.

Begitu jalan kembali datar dan kecepatan stabil, kamu bisa menyalakan lagi tombol overdrive agar mesin kembali bekerja efisien.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Auto 2000

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU