Tuas Transmisi. (Freepik/KrishnaTedjo)
INDOZONE.ID - Transmisi otomatis adalah salah satu elemen kunci dalam dunia otomotif yang telah berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi.
Salah satu inovasi terkini dalam hal transmisi otomatis adalah Continuously Variable Transmission (CVT), yang telah mengubah cara kita melihat dan merasakan pengalaman berkendara.
Pada artikel kali ini, Indozone akan membahas lebih dalam tentang apa itu transmisi CVT, serta kelebihan dan kekurangannya.
Transmisi CVT adalah jenis transmisi otomatis yang tidak memiliki gigi-gigi konvensional seperti pada transmisi otomatis atau manual.
Sebagai gantinya, CVT menggunakan sabuk atau rantai yang bergerak naik dan turun pada pulley yang berbeda-beda, untuk memberikan rasio gigi yang tak terbatas secara teoretis.
Dengan kata lain, CVT dapat mengatur rasio gigi secara kontinu untuk mempertahankan mesin pada putaran yang optimal, tergantung pada kebutuhan pengemudi dan kondisi jalan.
Ilustrasi bahan bakar diesel. (REUTERS/Eric Gaillard)
Salah satu keunggulan utama transmisi CVT adalah efisiensi bahan bakarnya yang lebih tinggi dibandingkan dengan transmisi otomatis konvensional.
Karena CVT dapat secara mulus mengatur rasio gigi untuk mempertahankan mesin pada putaran optimal, mesin dapat bekerja dengan lebih efisien, menghasilkan penghematan bahan bakar yang signifikan.
Transmisi CVT menawarkan pengalaman berkendara yang lebih lancar dan nyaman, karena tidak ada perpindahan gigi yang terasa.
Baca Juga: Pengertian Fitur Auto Hold Pada Mobil, Berguna Banget Untuk di Tanjakan!
Seiring mobil mempercepat, transmisi secara mulus menyesuaikan rasio giginya tanpa jeda atau goncangan yang terasa.
Ilustrasi berkendara di jalan tol. (Foto/Unsplash/Takahiro Taguchi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hyundai.com