INDOZONE.ID - Setelah resmi menghentikan produksinya tahun lalu, Audi A4 yang selama ini dikenal sebagai salah satu model paling populer di lini sedan premium, dikabarkan akan hidup kembali dalam versi mobil listrik (EV).
Langkah ini menandai era baru bagi Audi, yang kini semakin serius bertransformasi menuju masa depan elektrifikasi penuh. Namun yang lebih menarik, A4 baru ini akan mengadopsi desain dari model legendaris Audi TT, menghadirkan nuansa klasik dengan sentuhan modern yang futuristik.
CEO Audi, Gernot DOllner, memastikan, proyek kebangkitan A4 ini akan membawa arah desain dan teknologi baru yang revolusioner.
Menurutnya, mobil tersebut akan mengusung gaya Konsep C, yang disebut sebagai “TT 2.0”, sebuah penghormatan terhadap warisan Audi TT, namun dikemas dengan pendekatan desain yang lebih matang dan futuristik.
“Ini bukan sekadar evolusi dari TT, tapi pernyataan arah baru bagi Audi,” ujar Döllner.
Audi A4 versi listrik ini tidak lagi menggunakan desain khas sedan konvensional, melainkan tampil dengan bentuk lebih aerodinamis dan minimalis sesuai filosofi baru Audi yang disebut ‘Minimalisme Atletik’.
Filosofi ini menekankan kesederhanaan bentuk, permukaan yang bersih, dan proporsi tegas yang menonjolkan kesan kuat namun elegan.
Desain Eksterior Audi A4 EV, Perpaduan Antara Elegan dan Sporty
Dengan mengusung desain Konsep C, tampilan Audi A4 listrik akan sangat berbeda dari jajaran mobil listrik Audi saat ini seperti Q4 e-tron atau e-tron GT.
Tampilan depannya akan menjadi elemen paling menonjol, dengan bingkai vertikal besar di bagian tengah yang terinspirasi dari wajah ikonik Audi TT generasi awal.
Baca juga: Ada Masalah Suspensi, Volkswagen Recall Mobil Merek Porsche dan Audi di AS
Menariknya, Konsep C juga membawa sistem atap dua elemen. Fitur ini memungkinkan mobil tampil dalam dua gaya berbeda: gaya coupe tertutup dan roadster atap terbuka, yang bisa diatur sesuai keinginan pengemudi.
Pendekatan desain ini tidak hanya meningkatkan fleksibilitas, tetapi juga mempertegas karakter emosional yang selama ini menjadi ciri khas mobil sport Audi.
Interior Futuristik dengan Sentuhan Mewah
Mengikuti filosofi eksteriornya, bagian interior A4 listrik juga dibuat dengan konsep kesederhanaan maksimal. Desain kabin akan menonjolkan efisiensi ruang dan kenyamanan visual.
Tampilan dasbor sepenuhnya bersih, tanpa banyak tombol fisik. Audi hanya menyematkan satu layar lipat berukuran 10,4 inci di bagian tengah yang berfungsi untuk mengatur seluruh sistem hiburan, navigasi, hingga kontrol kendaraan.
Baca juga: Audi Ikut Ramaikan Formula 1 Pada 2026 Mendatang
Desain seperti ini memberi pengalaman futuristik yang elegan, tanpa kehilangan ciri khas kenyamanan premium ala Audi.
Meski konsep dan arah desainnya sudah dipastikan, Audi belum mengumumkan secara resmi kapan A4 versi listrik ini akan dirilis.
Sebab, model ini akan dibangun di atas platform SSP (Scalable Systems Platform) milik Volkswagen Group, platform generasi baru yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik berperforma tinggi.
Menurut bocoran yang beredar, platform SSP baru akan siap digunakan paling cepat pada tahun 2028. Dengan demikian, publik kemungkinan baru akan bisa melihat Audi A4 EV versi produksi sekitar tahun 2029.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Motor1.com