Senin, 27 OKTOBER 2025 • 11:30 WIB

4 Tips Merawat Jas Hujan agar Awet dan Bebas Jamur

Author

Ilustrasi jas hujan. (Blibli)

INDOZONE.ID - Ketika musim hujan tiba, jas hujan menjadi perlengkapan wajib bagi para pengendara motor. Sayangnya, banyak orang mengeluhkan jas hujan mereka cepat berjamur, bau apek, atau bahkan lengket meski baru beberapa kali dipakai.

Yuk, ikuti tips merawat jas hujan agar awet dan tidak berjamur berikut ini.

4 Cara Merawat Jas Hujan agar Tidak Berjamur dan Tetap Wangi

Ilustrasi jas hujan. (Freepik/Master1305)

1. Keringkan Jas Hujan dengan Cara yang Benar

Salah satu kesalahan umum adalah langsung melipat dan menyimpan jas hujan dalam kondisi lembap. Setelah selesai dipakai, segera gantung jas hujan di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara baik agar kering secara alami.

Proses mengeringkan jas hujan yang benar sebaiknya tidak dilakukan di bawah sinar matahari langsung, karena panas berlebih bisa membuat bahan menjadi kaku dan mudah retak.

Jika cuaca tidak mendukung, kamu bisa mengelapnya dengan kain kering untuk mengurangi kelembapan.

Langkah sederhana ini, efektif mencegah jamur dan bau tidak sedap yang sering muncul di sela-sela lipatan jas hujan.

Baca juga: Bahaya Jas Hujan Ponco bagi Pengendara Motor: Keselamatan Kamu Nomor 1!

2. Simpan di Tempat yang Bersih dan Tidak Lembap

Setelah benar-benar kering, pastikan kamu menyimpan jas hujan di tempat yang bersih dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari menyimpannya di bagasi motor, karena area tersebut biasanya panas dan lembap yang menjadi dua kondisi yang disukai jamur.

Gunakan silica gel atau kapur barus untuk menyerap kelembapan agar jas hujan tetap kering. Jika memang harus disimpan di bagasi, bungkus jas hujan dengan plastik atau tas khusus, agar tidak bersentuhan langsung dengan udara lembap.

Jangan menumpuknya dengan barang lain yang basah seperti sarung tangan atau lap motor.

Baca juga: 5 Cara Memilih Jas Hujan Motor yang Awet dan Gak Tembus Air!

3. Cuci Jas Hujan Secara Rutin dan Tepat

Selain dikeringkan, jas hujan juga perlu dicuci secara berkala untuk menjaga kebersihannya. Setelah beberapa kali digunakan, bilas jas hujan dengan air bersih untuk menghilangkan lumpur, debu, dan sisa air hujan.

Gunakan sabun cair lembut, lalu bilas dan jemur seperti biasa.

Ingat, cara mencuci jas hujan yang benar adalah dengan menghindari penggunaan deterjen keras atau sikat kasar. Bahan kimia yang terlalu kuat, bisa merusak lapisan pelindung anti air pada jas hujan.

Dengan mencucinya secara benar, kamu bisa menjaga bahan tetap lentur, tidak mudah retak, dan bebas jamur.

4. Atasi Bau Apek dengan Cara Sederhana

Selain jamur, masalah lain yang sering muncul adalah bau tidak sedap pada jas hujan. Untuk mengatasi jas hujan bau apek, kamu bisa menjemurnya di tempat teduh dan berangin setelah digunakan. 

Bila baunya masih tertinggal, bersihkan dengan campuran air dan sedikit cuka putih, lalu bilas hingga bersih.

Kamu juga bisa menambahkan beberapa tetes pewangi pakaian lembut saat mencuci untuk memberikan aroma segar. Dengan begitu, jas hujan tetap harum dan nyaman saat dikenakan.

Merawat jas hujan sebenarnya tidak sulit, asalkan dilakukan dengan konsisten. Dengan mengikuti tips merawat jas hujan agar awet, kamu bisa menghindari jamur, bau apek, dan kerusakan pada bahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Vanguardngr.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU