Saat Lampu Merah, Bagusnya Transmisi di N atau P? Simak Penjelasannya Supaya Gak Bingung!
INDOZONE.ID - Buat yang baru pakai mobil matic, pertanyaan soal posisi transmisi saat berhenti di lampu merah pasti muncul, lebih baik taruh di N (Neutral) atau P (Park)?
Walaupun terlihat sepele, kebiasaan ini bisa berpengaruh ke kenyamanan dan juga keawetan komponen transmisi mobil kamu.
Jadi, penting buat paham kapan harus pakai posisi yang tepat biar tidak ada komponen yang bekerja secara berlebihan.
Pada dasarnya, saat mobil berhenti total dan mesin tetap menyala, transmisi tetap terhubung dengan sistem penggerak.
Misalnya, kalau kamu tetap menahan rem dengan posisi tuas di D (Drive), maka mesin akan terus memberi sedikit dorongan ke roda.
Inilah sebabnya, posisi transmisi harus disesuaikan supaya mesin dan transmisi gak bekerja berat dalam kondisi berhenti.
Posisi Tuas Transmisi Mobil Matic yang Benar Saat di Lampu Merah
Lebih Baik Tuas Transmisi Posisi N di Lampu Merah
Saat kamu berhenti di lampu merah yang durasinya cukup lama, misalnya 30 detik sampai 2 menit, mengubah transmisi ke posisi N (Neutral) adalah pilihan yang paling tepat.
Saat tuas berada di posisi N, transmisi tidak lagi memberikan dorongan ke roda, sehingga beban kerja mesin menjadi lebih ringan. Kamu juga tidak perlu menahan rem terlalu keras.
Baca juga: Apa Fungsi Tombol 'Overdrive' di Transmisi Mobil Matic? Simak Informasi Selengkapnya di Sini!
Kondisi ini membantu menjaga temperatur transmisi lebih stabil, dan komponen kopling matic tidak bekerja terus menerus.
Jadi, memakai posisi N saat berhenti adalah pilihan yang lebih aman untuk jangka panjang, apalagi kalau kamu sering berkendara di jalur yang banyak lampu merah.
Kenapa Tidak Disarankan Pakai P di Lampu Merah?
Posisi P (Park) sebenarnya hanya digunakan ketika mobil benar-benar berhenti dan ingin diparkir. Saat tuas di P, transmisi akan mengunci pergerakan roda melalui parking lock.
Kalau kamu taruh tuas di P saat masih ada kemungkinan mobil bergerak sedikit (misalnya ada dorongan dari belakang atau jalanan sedikit menurun), komponen pengunci ini bisa cepat aus atau bahkan patah.
Baca juga: Biar Gak Panik! Ini 5 Tips Mengemudikan Mobil FWD Matic di Tanjakan yang Aman
Selain itu, ketika pindah dari D ke P kamu perlu melewati posisi R. Kalau dilakukan berkali-kali dalam kondisi belum stabil, hal ini dapat menambah beban pada sistem penggerak.
Karena itu, P bukan untuk berhenti sementara, tapi untuk berhenti total dan mematikan mesin.
Kalau berhentinya cuma sebentar banget, misalnya antrean merayap, lampu merah cuma 5–10 detik, atau posisi mobil masih mau jalan perlahan, kamu boleh tetap di D sambil menekan rem.
Tapi jangan dilakukan terlalu lama, karena mesin dan transmisi tetap bekerja menahan dorongan. Kalau kamu merasa mobil mulai bergetar atau kaki capek nahan pedal rem, langsung pindahkan ke N.
Baca juga: 5 Kesalahan Pengemudi Mobil Matic yang Tanpa Disadari Bikin Transmisi Cepat Rusak, Wajib Simak!
Kalau lagi di lampu merah yang durasinya cukup lama, posisi terbaik adalah N. Posisi ini bikin mobil berhenti dengan aman dan transmisi tidak bekerja terlalu keras.
Sementara P hanya digunakan saat kendaraan benar-benar berhenti total dan siap diparkir. Dengan membiasakan hal ini, kamu bisa menjaga keawetan transmisi mobil matic dan berkendara jadi lebih nyaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Toyota Astra