Siap-Siap Macet! 2,9 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan dan Masuk Jakarta saat Libur Nataru 2025
INDOZONE.ID - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, pergerakan kendaraan dari dan menuju Jakarta diperkirakan melonjak signifikan.
Korlantas Polri menyebut angka kendaraan yang keluar dari Jakarta bisa menembus 2,9 juta unit, selama periode Natal dan Tahun Baru 2025.
Proyeksi ini menjadi dasar pengamanan dan rekayasa lalu lintas selama Operasi Lilin 2025.
Libur Nataru Jadi Fokus Pengamanan Nasional
Korlantas Polri mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Tahun 2025 yang digelar di Auditorium STIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan.
Rakor ini melibatkan berbagai kementerian, lembaga, dan jajaran Polri.
Baca juga: Korlantas ke DPR: Sirene ‘Tot Tot Wuk Wuk’ Masih Dibekukan, Patwal Disaring Ketat
Agenda rakor memantapkan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, terutama dari sisi lalu lintas dan mobilitas masyarakat.
2,9 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jakarta
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal menyebut proyeksi pergerakan kendaraan menjadi salah satu perhatian utama.
“Ada beberapa hal penting yang kami sampaikan, yakni proyeksi pergerakan kendaraan, hasil survei, serta prediksi pergerakan masyarakat yang menjadi dasar rekayasa lalu lintas,” ujarnya dikutip dari laman Korlantas Polri, Selasa (16/12/2025).
Selain 2,9 juta kendaraan keluar Jakarta, arus masuk ke Jakarta juga diperkirakan tinggi, mencapai sekitar 2,8 juta kendaraan.
Tol Jawa dan Arah Merak Paling Terbebani
Menurut Faizal, lonjakan kendaraan akan membebani sejumlah ruas tol utama.
Jalur menuju wilayah timur Pulau Jawa menjadi salah satu titik krusial, selain arah barat melalui Tol Merak dan Tangerang.
Kondisi ini dinilai sebagai tantangan besar, terutama saat puncak arus libur Nataru.
Faizal menegaskan, kecepatan arus bukan satu-satunya faktor penting. Kesiapan personel di lapangan justru menjadi penentu kelancaran lalu lintas.
“Yang lebih penting dalam hal ini bukan hanya kecepatan pergerakan, tetapi kesiapan anggota dalam melakukan pengamanan agar pergerakan dapat terkendali,” tegasnya.
Korlantas Polri memastikan koordinasi lintas sektor terus dilakukan agar rekayasa lalu lintas berjalan efektif.
Seluruh skema pengaturan arus akan disosialisasikan, baik kepada petugas maupun masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Korlantas Polri