Kamis, 01 JANUARI 2026 • 18:38 WIB

Bugatti Tourbillon Rp78 Miliar Sengaja "Dikubur" Salju, Ternyata Alasannya Gak Main-Main

Author

Bugatti Tourbillon tertangkap kamera 'terkubur' salju. (Carscoops.)

INDOZONE.ID - Supercar Bugatti Tourbillon tertangkap kamera “terkubur” salju tebal di Kroasia. 

Dugaan awal mobil terlibat kecelakaan. Ternyata belakangan diketahui, supercar tersebut memang sengaj ditimbun salju.

CarScoops melaporkan bahwa prototipe Bugatti Tourbillon senilai €3,8 juta atau setara Rp78 miliar,, tertangkap kamera saat menjalani pengujian musim dingin di Eropa Timur.

Foto-foto tersebut pertama kali diunggah akun Car Spotting Croatia. Terlihat sebuah prototipe Bugatti Tourbillon berwarna hitam terparkir di pinggir jalan, dikelilingi salju tebal bercampur lumpur.

Baca juga: Cuma 1 Unit di Dunia, Bugatti Siapkan Supercar Solitaire Terbaru

Dalam beberapa gambar, tampak orang-orang berusaha membersihkan salju di sekitar mobil menggunakan sekop.

Situasi ini langsung memicu dugaan bahwa mobil kehilangan kendali, tergelincir, atau terjebak saat melaju di jalan bersalju.

Bukan Kecelakaan, Ini Penjelasannya

Namun, Pada foto lanjutan terlihat kode “VP1”.

Detail ini mengindikasikan mobil kemungkinan diparkir semalaman, lalu secara tidak sengaja “dikubur” oleh alat pembersih salju yang lewat. Artinya bukan akibat kegagalan sistem atau kecelakaan saat pengujian.

Bugatti Tourbillon tertangkap kamera “terkubur” salju. (Carscoops.)

Dengan kata lain, Bugatti Tourbillon tidak bermasalah saat dikendarai, hanya salah tempat di waktu yang kurang bersahabat.

Kenapa Bugatti Menguji Tourbillon di Cuaca Ekstrem?

Pengujian musim dingin ini punya tujuan penting. Bugatti ingin memastikan sistem penggerak baru Tourbillon tetap andal di kondisi ekstrem, termasuk suhu rendah dan permukaan jalan licin.

Tourbillon dibekali mesin V16 8,3 liter naturally aspirated, dipadukan dengan tiga motor listrik dan baterai 25 kWh. Kombinasi ini menjadikannya plug-in hybrid dengan karakter yang sangat berbeda dari pendahulunya.

Tenaga Gila

Secara total, sistem hybrid ini menghasilkan tenaga gabungan 1.775 hp atau setara 1.324 kW. Jarak tempuh mode listrik murninya diklaim bisa menembus 60 kilometer lebih.

Yang menarik, meski membawa motor listrik dan baterai, insinyur Bugatti berhasil menjaga bobot Tourbillon tetap lebih ringan dibanding Chiron. Sebuah pencapaian teknis yang tidak main-main di kelas hypercar.

Momen “terkubur salju” ini justru memberi gambaran sisi lain pengembangan hypercar. Di balik angka tenaga dan harga miliaran rupiah, ada proses panjang penuh uji ekstrem.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Carscoops

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU