Mengenal Simbol dan Arti Lampu Indikator Pada Mobil yang Wajib Dipahami, Penting Banget!
INDOZONE.ID - Pernahkah kamu sedang asyik berkendara, tiba-tiba muncul sebuah lampu kecil berwarna merah atau kuning yang menyala di panel instrumen mobilmu?
Jangan panik, tapi jangan juga diabaikan juga. Lampu tersebut adalah lampu indikator, cara mobil berkomunikasi dengan pengemudinya untuk memberitahu bahwa ada sesuatu yang butuh perhatian.
Memasuki tahun 2026, teknologi mobil memang semakin canggih, namun simbol-simbol dasar pada dashboard tetap menjadi bahasa universal yang wajib dipahami demi keselamatan.
Jika kamu salah mengartikan simbol ini, risiko kerusakan mesin yang mahal hingga kecelakaan bisa saja terjadi. Yuk, kita kenali 3 lampu indikator paling krusial yang wajib kamu pahami!
Arti Lampu Indikator pada Speedometer Mobil yang Harus Diketahui
1. Indikator Tekanan Oli Mesin (Simbol Teko Air)
Simbol yang menyerupai teko dengan tetesan air di ujungnya ini adalah salah satu indikator paling berbahaya jika menyala saat mesin sedang berjalan.
Simbol ini bukan menandakan oli kamu perlu diganti, melainkan tekanan oli mesin sedang turun drastis.
Baca juga: Kapan Waktu Ganti Oli Transmisi Mobil? Perhatikan Interval Waktunya Supaya Tetap Terawat!
Oli berfungsi sebagai pelumas yang mencegah komponen logam di dalam mesin saling bergesekan. Jika lampu ini menyala, berarti pelumasan tidak berjalan sempurna, bisa karena volume oli habis atau pompa oli rusak.
Jika kamu nekat terus menjalankan mobil, mesin bisa "macet" atau jebol dalam hitungan menit. Segera tepikan mobil di tempat aman dan matikan mesin secepatnya.
2. Indikator Sistem Pengereman (Simbol Tanda Seru dalam Lingkaran)
Lampu indikator berbentuk lingkaran dengan tanda seru di tengahnya biasanya menyala saat kamu sedang menarik rem parkir (rem tangan).
Namun, jika rem tangan sudah diturunkan tetapi lampu ini tetap menyala atau berkedip, itu adalah sinyal peringatan serius.
Baca juga: Kenapa Pedal Rem Mobil Terasa Dalam Saat Diinjak? Ini 5 Hal yang Harus Segera Kamu Perbaiki!
Kondisi ini bisa menandakan, minyak rem di dalam tangki sudah di bawah batas minimal atau ada masalah pada sistem distribusi tekanan rem.
Mengingat rem adalah komponen keselamatan paling vital, jangan memaksakan mobil untuk melaju kencang jika lampu ini menyala.
Segera cek kecukupan minyak rem dan pastikan tidak ada kebocoran pada selang rem mobilmu.
3. Indikator Mesin atau Check Engine (Simbol Mesin)
Simbol ini sering kali menjadi momok bagi pemilik mobil karena bentuknya yang menyerupai siluet mesin.
Jika lampu Check Engine menyala atau berkedip, itu berarti komputer mobil (ECU) mendeteksi adanya malfungsi pada sistem sensor, pengapian, atau emisi kendaraan.
Baca juga: 5 Cara Merawat Mesin Mobil LCGC Supaya Tetap Irit dan Efisien: Wajib Kamu Perhatikan!
Penyebabnya sangat beragam, mulai dari hal sepele seperti tutup tangki bensin yang kurang rapat, hingga masalah serius pada sensor oksigen atau komponen katalitik.
Meskipun mobil biasanya masih bisa berjalan saat lampu ini menyala kuning, jangan menunda untuk membawanya ke bengkel untuk dilakukan "scanning".
Penanganan dini bisa mencegah kerusakan yang lebih merambat ke bagian mesin lainnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000