Ilustrasi servis mobil. (Freepik)
INDOZONE.ID - Mobil LCGC (Low Cost Green Car) dikenal sebagai pilihan kendaraan yang hemat bahan bakar, ramah lingkungan, dan terjangkau secara harga. Mobil ini sangat diminati oleh masyarakat Indonesia, terutama untuk penggunaan harian di perkotaan.
Tapi, meskipun dirancang untuk efisiensi, tetap saja performa dan keiritannya sangat tergantung pada bagaimana kamu merawat mesin mobil LCGC tersebut.
Sering kali, banyak pemilik LCGC terlena karena merasa mobilnya irit dari bawaan pabrik, sehingga lalai dalam perawatan rutin.
Untuk itu, penting banget buat kamu tahu cara merawat mesin mobil LCGC secara benar. Biar gak penasaran, yuk simak pembahasan lengkapnya di sini!
ilustrasi Servis Mobil. (Naver)
Oli mesin adalah pelumas utama yang menjaga komponen mesin tidak cepat aus akibat gesekan. Jika kamu telat mengganti oli, maka gesekan antar komponen akan meningkat dan membuat mesin cepat panas, performa menurun, dan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros. Mobil LCGC yang irit bisa jadi boros hanya karena kamu abai soal oli.
Idealnya, oli diganti setiap 5.000–10.000 km tergantung jenis oli dan kondisi pemakaian. Jangan hanya mengandalkan kilometer, tapi juga perhatikan waktu penggunaan.
Kalau kamu jarang pakai mobil tapi sudah 6 bulan lebih sejak terakhir ganti oli, sebaiknya tetap ganti. Gunakan juga oli yang sesuai dengan spesifikasi pabrik supaya mesin tetap efisien.
Illustrasi proses pengisian BBM (Freepik.com)
Meskipun LCGC tergolong mobil murah, bukan berarti kamu bisa asal isi bahan bakar. Pabrikan biasanya menyarankan penggunaan bahan bakar dengan nilai oktan tertentu, seperti RON 92 (Pertamax) untuk hasil pembakaran yang lebih sempurna.
Menggunakan bahan bakar dengan oktan lebih rendah bisa menurunkan efisiensi pembakaran dan menyebabkan knocking.
Baca juga: Apakah All New Avanza Terbaru 2025 Boleh Diisi Pertalite? Simak Pembahasannya di Sini!
Jika proses pembakaran tidak sempurna, maka tenaga mesin jadi kurang optimal, konsumsi BBM meningkat, dan emisi gas buang jadi lebih tinggi. Akibatnya, tujuan LCGC sebagai mobil ramah lingkungan pun gagal tercapai.
Jadi, pastikan kamu isi bahan bakar yang sesuai rekomendasi, walaupun harganya sedikit lebih mahal, karena efek jangka panjangnya jauh lebih menguntungkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000