Selasa, 20 JANUARI 2026 • 13:58 WIB

Ini Cara Aman Melewati Banjir dengan Mobil, Tidak Perlu Panik!

Author

Ilustrasi Mobl Menerjang Banjir (Freepik)

INDOZONE.ID - Saat ini musim hujan sedang sering melanda indonesia. Curah hujan yang tinggi membuat beberapa jalanan tergenang air yang kadang muncul tiba-tiba dan membuat pengemudi cemas.

Sebenarnya, tidak ada mobil yang sepenuhnya aman untuk menerjang banjir, sehingga ketika menghadapi genangan tinggi, sebaiknya pertimbangkan untuk mencari jalur alternatif.

Risiko masuknya air ke mesin, yang dikenal sebagai water hammer, dapat menyebabkan kerusakan serius dan biaya perbaikan yang sangat mahal.

Baca juga: 5 Cara Pintar Periksa Mobil Bekas Banjir yang Perlu Kamu Pahami, Jangan Sampai Terkecoh Hal Ini!

Berikut ini beberapa tips aman melewati banjir dengan mobil agar tetap terkontrol dan meminimalkan risiko kerusakan:

1. Perhatikan Ketinggian Air

Sebelum masuk ke genangan air, pastikan ketinggian air tidak lebih dari setengah tinggi ban mobil. Jika melebihi, lebih aman mencari jalur lain.

Untuk mobil listrik atau hybrid, komponen baterai dan sistem kelistrikan sensitif terhadap air, sehingga risiko kerusakan lebih tinggi jika dipaksakan untuk menerjang banjir.

2. Waspadai Arus Air

Jika banjir disebabkan luapan sungai atau arus deras, jangan memaksa untuk melintas.

Arus air banjir bisa menyebabkan mobil terseret dan air dapat masuk ke ruang mesin melalui saringan udara atau komponen kelistrikan.

Perhatikan juga arah aliran air. Melewati arus dari depan meningkatkan risiko kerusakan mesin dan mobil akan kehilangan kendali.

Baca juga: 4 Cara Aman Mobil Listrik Terjang Banjir, Jangan Panik Tetap Hati-Hati!

3. Pertahankan Kecepatan Stabil

Gunakan kecepatan rendah dan pertahankan putaran mesin sekitar 2.000-2.500 rpm. Kecepatan sekitar 10 km/jam biasanya cukup untuk melewati banjir.

Jangan mengendarai mobil terlalu cepat dan jangan terlalu lambat agar mobil tetap memiliki momentum. Karena ombak ataur air banjir bisa masuk ke ruang mesin dan membuat mobil terangkat.

4. Pilih Lajur Paling Aman

Jika tersedia beberapa lajur, pilih lajur paling kanan atau yang terlihat paling dangkal. Kontur jalan yang lebih tinggi biasanya mengurangi kedalaman air, sehingga risiko mobil terkena banjir menjadi lebih kecil.

Baca juga: Honda Berikan Diskon Buat Mobil Terdampak Banjir Jabodetabek, Cek Detailnya di Sini

5. Jaga Jarak Aman

Menjaga jarak dengan kendaraan di depan sangatlah penting. Gunakan mobil di depan sebagai panduan, lalu hindari pengereman mendadak, dan lakukan akselerasi atau pengereman secara halus agar tetap aman.

6. Tetap Fokus dan Tenang

Kesadaran penuh menjadi faktor yang sangat penting saat melewati banjir. Hindari gangguan seperti ponsel, dan tetap perhatikan kondisi jalan serta kendaraan sekitar agar dapat menjaga arah dan kecepatan dengan aman.

7. Lakukan Brake Check Setelah Banjir

Setelah berhasil melewati banjir, uji rem dengan menekan pedal beberapa kali hingga kinerja normal kembali. Periksa juga panel instrumen untuk memastikan tidak ada indikator kerusakan yang menyala.

Baca juga: Mobil Ini Cocok untuk Kamu yang Tinggal di Wilayah Rawan Banjir, Punya Fitur Tahan Banjir dan Bisa Mengapung

Dengan menerapkan langkah-langkah ini, kalian bisa melewati banjir dengan lebih aman, tetap fokus, dan meminimalkan risiko kerusakan pada mobil.

Kesabaran dan kewaspadaan menjadi kunci agar perjalanan tetap lancar meski menghadapi genangan air.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Toyota Astra

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU