INDOZONE.ID - Di sela-sela perhelatan Tokyo Auto Salon 2026, Takao Kato selaku Presiden Mitsubishi Motors mengungkapkan rencana perusahaan untuk merilis SUV off-road teranyar pada tahun 2026.
Kabar ini menjadi salah satu agenda strategis yang dipaparkan langsung oleh pucuk pimpinan merek berlogo tiga berlian tersebut.
"Kami akan meluncurkan SUV off-road sejati yang baru pada 2026,” ujar Kato, dikutip dari Carscoops, Selasa (20/1/2026).
Kembalinya Pajero ke panggung otomotif tersirat dari unggahan video Ralliart yang memperlihatkan SUV besar berdesain maskulin dan modern.
Kesamaan antara desain dalam teaser terbaru dengan penampakan mobil uji yang sempat viral di internet kian memperkuat spekulasi tersebut.
Tak heran jika banyak pihak berspekulasi bahwa kendaraan misterius ini adalah suksesor langsung dari Mitsubishi Pajero yang telah lama dinantikan.
Bagi penggemar SUV tangguh, kabar ini menjadi sinyal bagus. Apalagi, segmen SUV ladder frame saat ini hampir dikuasai Toyota Land Cruiser.
Munculnya jagoan baru dari Mitsubishi ini diprediksi akan mengobarkan kembali tensi persaingan di segmen SUV tangguh.
Perlu diingat bahwa di kancah global, masa bakti Pajero sebenarnya telah berakhir pada 2021, menutup sejarah panjang empat dekade dan empat generasi.
Menariknya, kondisi ini berbeda dengan pasar Indonesia, di mana merek berlogo tiga berlian tersebut tetap konsisten menawarkan Pajero sebagai pilihan utama di kategori SUV berukuran besar.
Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa Pajero generasi terbaru akan menggunakan basis yang sama dengan Nissan Patrol, mengingat Mitsubishi berada dalam satu aliansi dengan Nissan dan Renault.
Berdasarkan laporan dari media otomotif Jepang, BestCar, Mitsubishi dikabarkan bakal membangun generasi terbaru Pajero secara independen tanpa mengadopsi platform dari merek lain. Kabarnya, SUV ini akan berbagi basis dengan Mitsubishi Triton versi teranyar.
Sementara untuk sektor performa, besar kemungkinan Mitsubishi akan membenamkan mesin diesel 2.4 liter twin-turboempat silinder yang dipinjam dari Triton, dengan kemampuan daya mencapai 201 dk serta torsi puncak di angka 470 Nm.
Selain versi bermesin diesel, Mitsubishi juga membuka peluang menghadirkan Pajero dalam varian elektrifikasi.
Mitsubishi kemungkinan besar akan mengadopsi teknologi Outlander PHEV yang memadukan mesin bensin 2.4L dan dua motor listrik bertenaga baterai lithium-ion.
Konfigurasi hibrida ini sanggup memuntahkan tenaga total 248 dk serta torsi 450 Nm, menjadikannya pilihan yang bertenaga sekaligus modern.
Baca juga: Paling Mahal, Ini 5 Fitur Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate yang Siap Memanjakan Penumpang
Mengingat Pajero memiliki profil yang lebih besar dan berat daripada Outlander, konfigurasi mesin tersebut jelas membutuhkan peningkatan.
Mitsubishi dituntut untuk menaikkan performa mesin atau menyiapkan sistem penggerak baru agar SUV ini tidak kekurangan tenaga saat dikendarai.
Terkait banderol, hingga kini belum ada angka resmi. Meski begitu, media Jepang memprediksi harga Pajero baru akan berada di atas Triton untuk varian termurah dan melampaui Outlander untuk varian tertinggi.
Rentang harganya diperkirakan berada di kisaran 5,5 juta yen hingga 7,5 juta yen, atau sekitar Rp580 juta hingga Rp800 juta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Carscoops, Mitsubishi