Kamis, 29 JANUARI 2026 • 09:19 WIB

Jangan Panik! Begini Cara Menyetir Mobil Manual Saat Banjir dengan Aman

Author

Ilustrasi Mobil Menerjang Banjir (Freepik)

INDOZONE.ID - Memasuki musim hujan membuat beberapa ruas jalan terendam banjir. Bagi pengendara mobil manual, situasi ini terkadang membuat khawatir, bukan hanya soal macet mesin, tapi juga risiko kerusakan pada mobil.

Tidak perlu panik. Dengan pengetahuan dan teknik yang tepat, mobil  manual tetap dapat melewati banjir atau genangan air dengan aman tanpa merusak mesin atau komponen mobil.

Berikut cara menyetir mobil manual saat banjir dengan aman.

Baca juga: Mobil Matic Mogok Karena Banjir Harus Diapain? Daripada Salah Langkah, Perhatikan 5 Hal Penting Ini!

1. Perkirakan Tinggi Genangan Air

Langkah pertama sebelum memasuki jalan yang banjir atau tergenang air adalah dengan melihat seberapa tinggi air.

Jika air sudah mencapai setengah ban atau lebih, risiko kerusakan mobil akan semakin besar. Mobil dengan ground clearance tinggi pun tetap dapat terkena dampak kerusakan.

Cara paling aman adalah mencari jalan alternatif atau menunggu banjir surut. Jika terpaksa menerobos, pastikan filter udara tidak kemasukan air, karena air yang masuk ke filter udara dapat merusak mesin yang serius dan dikenal dengan istilah water hammer.

Baca juga: Tips Aman Berkendara Saat Banjir, Kenali Batas Kedalaman Air dari Dalam Mobil

2. Gunakan Gigi Rendah

Untuk mobil manual, gunakan gigi 1 saat melewati banjir. Menggunakan gigi rendah untuk menjaga putaran mesin tetap stabil dan membantu mengurangi risiko air masuk ke knalpot.

3. Laju Mobil Perlahan dan Stabil

Ketika berada di genangan air atau banjir, lajukan mobil dengan perlahan menggunakan gigi rendah.

Hindari posisi setengah kopling, karena dapat menimbulkan riak yang meningkatkan risiko masuknya air ke mesin.

Lajukan mobil dengan kecepatan rendah agar mengantisipasi ban mobil melintasi lubang atau parit yang bisa berbahaya bagi mobil.

Baca juga: Ini Cara Aman Melewati Banjir dengan Mobil, Tidak Perlu Panik!

4. Jaga Jarak dengan Kendaraan di Depan

Selain melajukan mobil dengan perlahan, penting untuk menjaga jarak aman dengan mobil di depan.

Jika kendaraan di depan berhenti secara mendadak, pengendara punya ruang untuk menghindar tanpa berhenti di tengah banjir, sehingga knalpot dan mesin tetap aman dari air yang berlebih.

5. Tetap Tenang Saat Mobil Mogok

Jika mobil mengalami mogok di tengah banjir, jangan panik. Jangan mencoba untuk menyalakan mesin kembali, karena dapat memperparah kerusakan.

Sebaiknya dorong mobil ke tempat aman dan tunggu air surut. Jika tidak bisa menghidupkan mesin, hubungi teknisi untuk penanganan yang profesional.

Baca juga: Mobil Listrik Jangan Asal Terabas Genangan Air atau Banjir, Ini Cara yang Aman

6. Keringkan dan Cek Rem

Setelah berhasil melewati banjir, segera periksa kondisi rem. Jalankan mobil pelan sekitar 5 km/jam dan injak pedal rem beberapa kali untuk mengeringkan sistem rem.

Metode lain yang dapat dilakukan adalah dengan menekan pedal rem bersamaan dengan sedikit gas selama sekitar 20 detik.

7. Periksa Oli, Minyak Rem, dan Transmisi

Air yang menyentuh bagian bawah mesin dan girboks dapat bercampur dengan pelumas. Setelah melewati banjir, cek oli mesin, minyak rem, dan transmisi.

Jika warnanya berubah menjadi keruh atau seperti susu, segera ganti agar komponen mobil lainnya tetap aman.

Baca juga: Mobil Terendam Banjir Harus Diapain? Mending Simak 5 Langkah Penting Ini Biar Bisa Terselamatkan!

8. Cek Filter Udara

Filter udara yang telah kemasukan air dapat menyebabkan mobil mogok. Pastikan filter udara dibersihkan atau dikeringkan agar kedepannya tidak menimbulkan masalah lebih serius.

9. Cari Jalan Alternatif

Jika memungkinkan, hindari jalan yang banjir atu tergenang air. Walaupun jarak tempuh akan lebih jauh, tapi hal ini adalah cara paling aman untuk mencegah kerusakan serius pada mobil.

Prioritaskan keselamatan dan kondisi mobil daripada terburu-buru.

Baca juga: Mobil Listrik Lebih Tahan Banjir? Ini Faktanya

Dengan menerapkan tips di atas, pengendara dapat tetap tenang dan aman saat mengendarai mobil manual melewati banjir.

Kuncinya adalah tidak panik, kontrol laju mobil, dan kewaspadaan, sehingga mobil tetap prima dan perjalanan akan nyaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Daihatsu.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU