Kamis, 29 JANUARI 2026 • 14:02 WIB

Motor Listrik Trobos Banjir: Aman atau Berisiko? Simak Penjelasannya!

Author

Ilustrasi motor menerjang banjir. (Freepik/EyeEm)

INDOZONE.ID - Musim hujan seringkali membawa tantangan tersendiri bagi pengendara motor listrik. Salah satu kekhawatiran terbesar adalah saat harus trobos banjir atau melewati jalanan tergenang air.

Pertanyaan yang sering muncul adalah. Apakah motor listrik aman trobos banjir?

Jawabannya cukup menarik.

Beberapa motor listrik saat ini memang dirancang dengan sistem perlindungan khusus terhadap air, tapi tetap ada batasan yang harus diperhatikan agar kendaraan tetap aman dan tidak rusak.

Baca juga: Tips Aman Menerobos Banjir dengan Motor Agar Mesin Tidak Rusak

Perlindungan Motor Listrik Terhadap Air

Motor listrik saat ini banyak dilengkapi sertifikasi IP (Ingress Protection), yang menunjukkan seberapa tahan motor terhadap debu dan air.

Motor listrik dengan sertifikasi yang memadai membuat aman saat trobos banjir dan hujan deras. Namun, ini bukan berarti sembarangan menerobos banjir tinggi atau arus deras. Selalu perhatikan kondisi jalan dan kedalaman air sebelum melaju.

Baca juga: Ojol Naik Motor Listrik Terobos Banjir Bikin Warga Terpukau, Penumpang Berasa Jadi Selebriti!

Batas Aman Kedalaman Air untuk Motor Listrik

Secara umum, tinggi air banjir sebaiknya tidak melebihi setengah roda motor atau menyentuh dek kaki pengendara.

Jika air sudah menutupi dek atau jok, lebih baik mencari jalan alternatif atau menunggu surut. Menerobos banjir terlalu dalam dapat membahayakan motor maupun pengendara.

Baca juga: Musim Hujan Tiba, Ini 4 Cara Aman Motor Terobos Banjir

5 Tips Trobos Banjir dengan Aman

Agar motor listrik tetap aman saat trobos banjir, perhatikan beberapa tips berikut:

1.Cek Kedalaman Air Terlebih Dahulu

Pastikan air tidak terlalu tinggi dan arusnya tidak kuat. Dengan melajukan motor secara perlahan akan lebih aman daripada terburu-buru.

2. Gunakan Kecepatan Rendah dan Stabil

Hindari tarik gas secara mendadak atau berhenti di tengah banjir. Menjaga kecepatan yang konsisten mencegah air tidak masuk ke komponen yang sensitif.

3.Hindari Arus Air yang Kuat

Perlu diketahui bahwa motor listrik lebih ringan daripada motor mesin, sehingga mudah terdorong arus deras. Jangan paksakan melewati banjir dengan arus yang kuat.

Baca juga: Musim Hujan Tiba, Ini 4 Cara Aman Motor Terobos Banjir

4. Jangan Berhenti di Tengah Genangan

Berhenti di tengah banjir meningkatkan risiko masuknya air ke sistem kelistrikan. Lajukan motor secara konsisten hingga keluar dari banjir atau genangan air.

5. Segera Keringkan Motor Setelah Melewati Banjir

Serlah trobos banjir lap bodi motor, port pengisian, roda, dan area rem hingga kering untuk mencegah korosi dan kerusakan jangka panjang.

Jika Motor Listrik Terendam Banjir

Apabila motor listrik sempat terendam banjir, lberikut angkah cepat yang dapat dilakukan:

  • Matikan motor dan cabut sumber daya agar tidak terjadi korsleting.
  • Dorong motor ke tempat kering secepat mungkin.
  • Keringkan bagian luar motor dengan kain bersih, hindari meniup dengan udara bertekanan ke komponen elektronik.
  • Periksa indikator sistem dan panel kontrol. Jika ada tanda error atau sistem tidak merespons, segera cek ke teknisi.

Baca juga: Pasca Banjir, Puluhan Motor Ditangani Sahabat Motor

Motor listrik tetap dapat trobos banjir asalkan dalam batas aman. Namun, faktor lain seperti arus deras atau banjir yang terlalu tinggi tetap berisiko merusak komponen motor listrik.

Dengan tips diatas menerobos banjir dengan motor listrik dapat mengantisipasi kerusakan yang berlebih. Selalu perhatikan kedalaman banjir sebelum melaju menggunakan motor listrik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Yadea.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU