Selasa, 17 FEBRUARI 2026 • 08:30 WIB

5 Cara Merawat Jas Hujan Motor Supaya Awet dan Gak Gampang Sobek, Wajib Kamu Perhatikan!

Author

Ilustrasi jas hujan yang awet dan berkualitas. (Blibli)
INDOZONE.ID
- Memasuki musim penghujan di tahun 2026 ini, jas hujan menjadi perlengkapan yang paling sering keluar-masuk bagasi motor kamu.

Sayangnya, banyak pengendara yang mengeluh jas hujannya cepat getas, muncul jamur, atau bahkan robek di bagian selangkangan meski baru dipakai beberapa bulan.

Padahal, jas hujan yang berkualitas bisa bertahan bertahun-tahun jika dirawat dengan benar. Agar kamu tidak perlu bolak-balik beli yang baru, yuk simak 5 cara merawat jas hujan motor supaya tetap awet dan anti-sobek yang wajib kamu perhatikan!

Tipa Merawat Jas Hujan yang Awet dan Gak Gampang Sobek

1. Langsung Bilas dengan Air Bersih Setelah Dipakai

Ilustrasi Mencuci Kendaraan

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah, langsung melipat jas hujan saat masih dalam kondisi kotor setelah menembus hujan.

Air hujan mengandung zat asam, dan seringkali membawa cipratan pasir atau lumpur dari jalanan.

Zat asam dan kotoran ini jika dibiarkan mengering, akan merusak lapisan coating anti-air (waterproof) pada jas hujanmu.

Biasakan untuk langsung membilas jas hujan dengan air bersih mengalir setelah sampai di tujuan, untuk menghilangkan sisa-sisa kotoran dan polusi yang menempel.

2. Jangan Menjemur di Bawah Sinar Matahari Langsung

Ilustrasi vespa matic terpapar sinar matahari. (Freepik)

Mungkin kamu berpikir, menjemur di bawah matahari terik akan membuatnya lebih cepat kering. Padahal, panas matahari yang menyengat justru musuh utama bahan jas hujan (terutama bahan PVC atau karet).

Baca juga: Dear Pengendara, Ini 6 Jenis Jas Hujan yang Harus Kamu Punya untuk Menghadapi Musim Hujan!

Suhu panas yang berlebih akan membuat material jas hujan menjadi kaku dan cepat pecah-pecah (getas). Cukup angin-anginkan jas hujan di tempat yang teduh dengan sirkulasi udara yang baik.

Jika kamu ingin lebih cepat kering, kamu bisa mengelapnya dengan kain kanebo atau mikrofiber yang lembut.

3. Hindari Mencuci Menggunakan Deterjen Bubuk

Ilustrasi jas hujan yang awet dan berkualitas. (Blibli)

Jika jas hujanmu sangat kotor dan berbau, jangan sekali-kali mencucinya menggunakan deterjen bubuk atau cairan pembersih yang keras.

Kandungan kimia yang kuat pada deterjen dapat mengikis lapisan pelindung air dan merusak pori-pari bahan jas hujan.

Baca juga: Bahaya Jas Hujan Ponco bagi Pengendara Motor: Keselamatan Kamu Nomor 1!

Cukup gunakan sabun bayi atau sabun cair lembut, lalu usap bagian yang kotor menggunakan kain atau spons halus.

Jangan pernah memasukkan jas hujan ke dalam mesin cuci, karena putaran mesin yang kuat, akan membuat serat kain tertarik dan menyebabkan jas hujan gampang sobek.

4. Pastikan Benar-benar Kering Sebelum Dilipat

Ilustrasi jas hujan. (Freepik/Master1305)

Pernahkah kamu mencium bau apek yang menyengat saat membuka jas hujan? Itu tanda kamu melipatnya saat kondisi masih lembap.

Selain menimbulkan bau, melipat jas hujan yang belum kering sempurna, akan memicu pertumbuhan jamur dan membuat lapisan dalam jas hujan menjadi lengket satu sama lain.

Baca juga: Dear Riders, 7 Jenis Jas Hujan Berikut Ini Wajib Kamu Tau Lho!

Kondisi yang lengket inilah, yang sering menyebabkan jas hujan sobek saat kamu mencoba menariknya untuk digunakan.

Pastikan setiap sudut, termasuk bagian dalam lengan dan celana, sudah benar-benar kering sebelum kamu melipatnya dengan rapi.

5. Hindari Menyimpan di Dalam Bagasi Motor dalam Waktu Lama

Suzuki Access 125 hadir dengan bagasi yang luas. (INDOZONE/Dwi Ajie)

Menaruh jas hujan di bawah jok motor memang praktis, tapi tahukah kamu kalau suhu di dalam bagasi motor itu sangat panas karena dekat dengan mesin?

Menyimpan jas hujan di tempat panas secara terus-menerus akan mempercepat proses kerusakan bahan.

Baca juga: Jangan Asal Pilih Jas Hujan, Ada Caranya Lho!

Gunakan bagasi hanya saat kamu sedang berkendara. Jika sudah sampai di rumah atau kantor dalam waktu lama, sebaiknya keluarkan jas hujan dan gantung di tempat yang sejuk. 

Dengan menjaga suhu tempat penyimpanan, elastisitas jas hujanmu akan terjaga lebih lama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Wahana Honda

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU