INDOZONE.ID - Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh Hyundai Motor Company di panggung otomotif global.
Dalam ajang bergengsi World Car Awards 2026, Hyundai Ioniq 6 N resmi dinobatkan sebagai World Performance Car.
Pengumuman pemenang penghargaan tahunan ke-22 ini, dilakukan secara langsung pada awal April 2026, di sela-sela perhelatan New York International Auto Show.
Hal ini menegaskan, dominasi pabrikan asal Korea Selatan tersebut memegang kendali dalam inovasi kendaraan listrik berperforma tinggi.
Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa, transisi ke era elektrik tidak harus mengorbankan aspek kesenangan berkendara.
Ioniq 6 N berhasil memikat para juri dengan mendefinisikan ulang standar mobil performa, memadukan desain aerodinamis yang radikal dengan teknologi sirkuit yang dibawa ke jalan raya.
Apresiasi untuk Inovasi dan Pelanggan Global
Presiden & CEO Hyundai Motor Company, Jose Muñoz, menyatakan, pengakuan ini sangat berarti bagi ribuan karyawan Hyundai yang telah mendedikasikan diri dalam merancang dan membangun Ioniq 6 N.
Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar piala bagi perusahaan, melainkan milik para pelanggan di seluruh dunia, yang terus menginspirasi Hyundai untuk menciptakan produk dengan teknologi mutakhir dan desain unggul.
Baca juga: Hyundai Borong 7 Penghargaan Keselamatan IIHS 2026
Pelanggan saat ini dinilai semakin menghargai nilai nyata yang ditawarkan oleh lini N dari Hyundai. Di mana mobil listrik tidak hanya dipandang sebagai alat transportasi ramah lingkungan, tetapi juga sebagai mesin pemacu adrenalin yang kompetitif.
Fitur Utama yang Membuat Ioniq 6 N Tak Terkalahkan
Kemenangan Ioniq 6 N dalam kategori World Performance Car didasarkan pada kemampuannya memberikan pengalaman berkendara yang emosional melalui tiga pilar teknis utama:
1. Performa Buas dengan Fitur N Grin Boost
Ioniq 6 N membawa angka performa yang biasanya hanya ditemukan pada supercar eksotis. Dengan mengaktifkan fitur N Grin Boost, mobil ini mampu memuntahkan tenaga hingga 641 hp.
Hasilnya, akselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dapat tuntas hanya dalam waktu 3,2 detik.
Tenaga instan khas motor listrik ini memberikan dorongan yang sangat kuat, baik saat bermanuver di lintasan sirkuit maupun ketika berakselerasi di jalan lurus.
2. Teknologi N e-Shift dan N Active Sound+
Salah satu tantangan mobil listrik performa adalah, hilangnya sensasi mekanis. Hyundai menjawab ini dengan teknologi N e-Shift yang memberikan simulasi perpindahan gigi, sehingga pengemudi tetap merasakan entakan layaknya mobil bermesin bensin konvensional.
Baca juga: Hyundai IONIQ 6 N Diuji Habis-habisan di Sirkuit, 0–100 Km/Jam 3,2 Detik
Pengalaman ini disempurnakan oleh N Active Sound+ yang menyajikan audio futuristik dan hidup, memberikan umpan balik pendengaran yang selaras dengan kecepatan laju kendaraan.
3. Pengisian Daya Super Cepat 18 Menit
Meski fokus pada performa, Hyundai tetap menyematkan teknologi baterai tercanggih berkapasitas 84,0 kWh. Berkat sistem kelistrikan 800V, Ioniq 6 N hanya membutuhkan waktu sekitar 18 menit, untuk mengisi daya dari 10 persen ke 80 persen menggunakan pengisi daya 350 kW dalam kondisi optimal.
Kecepatan ini memastikan kamu tidak perlu menghabiskan banyak waktu di SPKLU, dan bisa lebih cepat kembali ke balik kemudi untuk menikmati performanya.
Baca juga: Adu Spesifikasi BYD Seal Performance vs Hyundai Ioniq 6, Mana Mobil Sedan Listrik Paling Bertenaga?
Hyundai Ioniq 6 N telah membuktikan, masa depan mobil performa adalah elektrik. Predikat World Performance Car 2026 menjadi validasi atas kerja keras Hyundai dalam menghadirkan kendaraan yang tidak hanya cepat di atas kertas, tetapi juga memiliki jiwa dan karakter yang kuat saat dikendarai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hyundai Motors Indonesia