INDOZONE.ID - Kelebihan mobil listrik (electric vehicle/EV) dengan mobil konvensional berbahan bakar minyak (internal combustion engine/ICE) masih menjadi perbincangan yang hangat.
Banyak calon pengguna kendaraan yang terus mencari tahu mana yang lebih efisien, baik dari sisi biaya operasional maupun dampaknya terhadap lingkungan.
Seiring perkembangan teknologi, minat masyarakat terhadap mobil listrik pun terus meningkat. Hal ini tidak terlepas dari anggapan bahwa mobil listrik menawarkan efisiensi yang lebih baik dibandingkan kendaraan konvensional.
Baca juga: 5 Kelebihan Wuling Binguo EV Terbaru yang Hingga Kini Masih Layak Jadi Mobil Listrik Harian!
Apa Itu Mobil Listrik?
Mobil listrik merupakan kendaraan yang menggunakan tenaga listrik sebagai sumber energi utama untuk menggerakkan mesin. Teknologi ini memungkinkan mobil beroperasi tanpa bergantung sepenuhnya pada bahan bakar minyak.
Secara umum, mobil listrik terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan sistem tenaga yang digunakan, yaitu Battery Electric Vehicle (BEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).
Masing-masing jenis memiliki karakteristik dan keunggulan tersendiri, yang membuatnya semakin menarik sebagai alternatif kendaraan masa depan.
Untuk lebih memahami, berikut penjelasan mengenai kelebihan mobil listrik dengan mobil konvensional.
Baca juga: Jangan Khawatir! Ini 5 Alasan Kenapa Mobil Hybrid Cocok Gantikan Mobil Konvensional Biasa
Keunggulan Mobil Listrik Dibanding Mobil Konvensional
1. Efisiensi Energi yang Lebih Baik
Mobil listrik dirancang untuk memaksimalkan penggunaan energi. Salah satu teknologi unggulannya adalah sistem regeneratif, di mana energi yang dihasilkan saat pengereman dapat disimpan kembali ke dalam baterai.
Dengan cara ini, energi tidak terbuang percuma, sehingga penggunaan daya menjadi lebih efisien dibandingkan mobil berbahan bakar minyak.
2. Akselerasi Instan Tanpa Transmisi
Salah satu keunggulan utama mobil listrik, khususnya jenis BEV, adalah akselerasinya yang responsif. Torsi dapat dihasilkan secara instan tanpa perlu melalui sistem transmisi seperti pada mobil konvensional.
Hal ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih halus sekaligus bertenaga, baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Baca juga: Pinjam e-Toll saat Perjalanan Pulang Mudik Lebaran Boleh Gak Sih?
3. Bebas Aturan Ganjil-Genap
Di beberapa kota besar seperti Jakarta, mobil listrik mendapatkan keistimewaan berupa bebas dari aturan ganjil-genap.
Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019, yang memberikan kemudahan mobilitas bagi pengguna kendaraan listrik dibandingkan mobil konvensional.
4. Insentif Pajak yang Lebih Ringan
Dari sisi biaya, mobil listrik menawarkan keuntungan melalui berbagai insentif pajak. Pemerintah memberikan keringanan, seperti pajak kendaraan yang lebih rendah hingga pembebasan bea balik nama di beberapa daerah.
Kebijakan ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
5. Biaya Perawatan Lebih Rendah
Mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mesin pembakaran internal. Hal ini membuat potensi kerusakan lebih kecil dan perawatannya cenderung lebih sederhana.
Baca juga: 6 Perawatan Mobil Setelah Mudik yang Wajib Dilakukan
Meskipun tetap memerlukan servis rutin, biaya perawatan mobil listrik umumnya lebih rendah dah hemat dalam jangka panjang.
Sistem Pengisian Daya dan Tantangannya
Salah satu keunggulan mobil listrik terletak pada fleksibilitas pengisian daya. Pengguna dapat mengisi baterai kendaraan di rumah maupun di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), termasuk yang sudah dilengkapi fitur fast charging.
Hal ini memberikan kemudahan karena tidak selalu harus bergantung pada stasiun pengisian seperti halnya pom bensin pada mobil konvensional.
Baca juga: 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Mesin Mobil yang Cepat Panas Usai Perjalanan Mudik
Akan tetapi, infrastruktur pengisian daya di Indonesia masih menjadi tantangan. Jumlah SPKLU belum merata dan masih terbatas di beberapa wilayah.
Selain itu, jarak antar stasiun pengisian juga belum sepadat jaringan pom bensin, sehingga perlu perencanaan lebih saat melakukan perjalanan jauh.
Itulah penjelasan mengenai kelebihan mobil listrik dengan mobil konvensional. Secara keseluruhan, mobil listrik menawarkan berbagai keunggulan dari sisi efisiensi energi, biaya operasional, hingga dampak lingkungan.
Namun, keterbatasan infrastruktur tetap menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan sebelum beralih ke mobilitas berbasis listrik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Auto 2000