Minggu, 29 MARET 2026 • 11:36 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: One Way Tahap II Masih Berlaku

Author

Ilustrasi arus balik Lebaran. (Antara Foto/Raisan Al Farisi/bar)

INDOZONE.ID - Arus balik Lebaran 2026 hingga Sabtu malam (28/3) masih terkendali.

Korlantas Polri mempertahankan skema one way Tahap II dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Cikampek Utama arah Jakarta, sambil menerapkan contraflow satu lajur di KM 70–55.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho turun langsung memantau pergerakan kendaraan dari Rest Area KM 62B Tol Cikampek, Jawa Barat, Sabtu (28/3/2026) malam.

"Hasil monitoring menunjukkan bahwa arus di jalan tol cukup terkendali. Dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikampek Utama (Cikatama) menuju Jakarta masih berjalan baik. Selain itu, diterapkan contraflow satu lajur dari KM 70 hingga KM 55 Tol Cikampek, dan hingga malam (Sabtu, 28 Maret 2026) ini kondisi tetap terkelola dengan baik," kata Kakorlantas dikutip dari laman Korlantas, Minggu (29/3/2026).

Baca juga: STNK Hilang Tapi Bukan Atas Nama Sendiri? Begini Cara Mengurusnya

Titik kepadatan justru lebih terasa di jalur arteri, bukan di tol.

Kenapa Masih Dipertahankan?

One way Tahap Kedua Presisi adalah skema rekayasa lalu lintas satu arah yang mengalihkan seluruh lajur tol untuk kendaraan menuju Jakarta saja.

Skema ini aktif dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Cikatama, dan dinilai efektif mengurai kepadatan dari arah Trans Jawa.

Kenapa belum dicabut? Korlantas mengacu pada data di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang.

"Berdasarkan laporan dari Jawa Tengah, parameter di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah belum menunjukkan peningkatan signifikan. Oleh karena itu, one way lokal tahap kedua dari KM 263 Tol Pejagan hingga KM 70 Tol Cikatama masih dipertahankan dan belum diperpanjang ke arah timur," ujar Agus.

Jika volume kendaraan dari timur dan selatan meningkat signifikan, Korlantas siap mengaktifkan skenario berikutnya.

"Ke depan, apabila terjadi peningkatan arus dari arah timur maupun selatan, akan dipertimbangkan penerapan one way tahap ketiga dari KM 390 wilayah Kendal. Namun hal ini masih dalam tahap evaluasi," sambung Kakorlantas.

Diperkirakan puncak arus balik Lebaran terjadi pada Minggu (29/3/2026).

Pembatasan Kendaraan Berat

Selain rekayasa arus, Korlantas juga membatasi kendaraan sumbu tiga alias truk besar untuk melintas selama periode arus balik.

Personel dari tingkat Polda hingga Polres dikerahkan penuh di jalur Pantura dan Pantai Selatan.

"Kami juga mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja tanpa henti, khususnya dalam penertiban kendaraan sumbu tiga. Kebijakan pembatasan ini diharapkan dapat memperlancar arus balik sehingga tidak terjadi hambatan di jalan," ujar Kakorlantas.

Soal normalisasi lalu lintas, alias pencabutan semua rekayasa, Agus menegaskan belum ada jadwal pasti.

"Untuk saat ini, normalisasi belum dilakukan karena arus menuju Jakarta masih cukup padat. Secara keseluruhan, one way lokal tahap kedua masih dipertahankan hingga Minggu (29/3/2026), sambil terus dilakukan pemantauan dan evaluasi perkembangan arus lalu lintas," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Korlantas Polri

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU