Selasa, 28 APRIL 2026 • 11:55 WIB

Dari Super Cub hingga Zoomer X, Ini Koleksi Motor Na Daehoon di Korea

Author

Tampilan warna baru pada Honda Super Cub C125. (Dok. Young Machine)

INDOZONE.ID - Pembahasan mengenai hobi otomotif menjadi salah satu topik menarik dalam perbincangan bersama Na Daehoon, Arif Brata dan Praz Teguh dalam Podcast Tuah Kreasi. 

Dalam kesempatan tersebut, Na Daehoon mengungkapkan ketertarikannya terhadap dunia motor, termasuk pengalamannya berkendara di Korea Selatan.

Saat ditanya apakah ia juga gemar mengendarai motor di Korea, Na Daehoon dengan tegas menjawab bahwa dirinya memang memiliki hobi tersebut. Ia bahkan menekankan bahwa pernyataannya bukan sekadar gimmick atau candaan.

Baca juga: JETOUR Pertegas Dominasi Global di Auto China 2026 Lewat Evolusi 'Travel+' dan Inovasi SUV Terbaru

"Bukan bohong ini bukan gimmick, aku punya tiga di Korea nih," ujar Na Daehoon saat menjadi bintang tamu di Podcast Tuah Kreasi, dikutip Selasa (28/4/2026).

Na Daehoon dan Arif Brata. (YouTube/@tuah_kreasi)

Na Daehoon mengaku memiliki beberapa koleksi motor di Korea. Di antaranya adalah Honda Super Cub bergaya klasik yang memiliki nilai antik. 

Selain itu, ia juga memiliki Honda Zoomer X—motor yang menurutnya langka, tidak tersedia baik di Indonesia maupun Korea Selatan. 

Honda Zoomer X merupakan skutik unik bergaya naked/urban dengan desain skate yang menonjolkan rangka, bagasi tembus pandang yang fleksibel, dan suspensi depan upside down.

Karena kecintaannya terhadap model tersebut, ia rela mengimpor unitnya langsung dari Thailand.

Tak hanya itu, ia juga menyebutkan adanya motor sport Honda CBR dalam koleksi keluarganya, meskipun motor tersebut merupakan milik sang kakak.

Lebih lanjut, Na Daehoon menggambarkan pengalaman berkendara di Korea Selatan sebagai sesuatu yang menyenangkan, terutama pada bulan April. 

Menurutnya, kondisi cuaca yang sejuk serta kualitas jalan yang baik menjadi faktor pendukung kenyamanan berkendara. 

Ia juga menyoroti wilayah seperti Busan yang memiliki banyak jalur pegunungan, sehingga memberikan pengalaman riding yang lebih menarik secara visual maupun sensasi.

Namun demikian, ia tidak menampik adanya tantangan saat berkendara di Korea, khususnya ketika memasuki musim dingin. 

Baca juga: Dorong Mobilitas Korporasi Berkelanjutan, Putri Indonesia 2026 Gunakan Kendaraan Listrik

"Cuman kurangnya satu, kalau riding itu di Korea agak susah kalau sudah musim dingin, itu anginnya masuk sampai ke tulang," tegasnya.

Na Daehoon menjelaskan bahwa suhu yang sangat rendah serta terpaan angin dingin dapat menjadi hambatan serius bagi pengendara motor, bahkan terasa hingga ke tulang.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa meskipun Korea Selatan menawarkan infrastruktur yang mendukung aktivitas berkendara, faktor cuaca tetap menjadi pertimbangan penting bagi para pecinta motor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: YouTube @tuah_kreasi

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU