INDOZONE.ID - Daihatsu Gran Max Pick Up masih jadi salah satu mobil niaga paling sering ditemui di jalan Indonesia.
Mulai dari usaha sayur sampai distribusi logistik, pikap ini dipakai karena terkenal bandel dan biaya perawatannya relatif murah.
Lalu apa sih perbedaan Gran Max Pick Up 1.3 atau 1.5?
Beda Gran Max Pick Up 1.3 atau 1.5
Secara tampilan, keduanya memang mirip. Bak belakang sama-sama luas.
Dimensinya juga hampir identik. Bedanya baru terasa saat dipakai kerja harian, terutama soal tenaga, konsumsi BBM, dan kemampuan angkut.
Mesin Gran Max Pick Up 1.3 dan 1.5
Perbedaan utama tentu ada di dapur pacu.
Melansir laman Astra Daihatsu Motor, Gran Max Pick Up 1.3 memakai mesin 1.298 cc berkode K3-DE.
Tenaganya mencapai 88 PS dengan torsi 115 Nm.
Sementara versi 1.5 menggunakan mesin 1.496 cc 2NR-VE yang menghasilkan tenaga 97 PS dan torsi 134 Nm.
Di atas kertas, selisihnya memang tidak terlalu jauh.
Tapi saat mobil dipakai bawa muatan penuh atau lewat tanjakan panjang, karakter keduanya mulai terasa beda.
Versi 1.3 cocok buat angkutan ringan sampai menengah.
Responsnya cukup buat rute dalam kota. Konsumsi BBM juga cenderung lebih irit.
Sedangkan Gran Max 1.5 terasa lebih santai saat membawa beban berat.
Tarikan bawahnya lebih kuat. Buat distribusi harian yang intens, tenaga tambahan itu cukup membantu.
Mana yang Lebih Irit?
Banyak pelaku UMKM memilih Gran Max Pick Up 1.3 karena dianggap lebih hemat bahan bakar.
Kapasitas mesin lebih kecil biasanya memang lebih efisien untuk penggunaan normal.
Beberapa pengguna menyebut konsumsi BBM Gran Max Pick Up berada di kisaran 13-15 km/liter, tergantung gaya berkendara dan beban angkut.
Tapi, mesin 1.5 kadang justru bisa lebih efisien saat membawa barang berat.
Mesin tidak perlu kerja terlalu keras karena torsinya lebih besar. Jadi konsumsi BBM tetap stabil.
Fitur dan Kaki-Kaki Berbeda
Gran Max 1.5 juga mendapat beberapa fitur tambahan dibanding versi 1.3.
Di tipe tertentu sudah ada power steering, AC, dashboard model baru, sampai teknologi mesin Dual-VVT-i.
Buat yang sehari-hari kerja di kemacetan kota besar, power steering jelas terasa bedanya. Apalagi kalau mobil dipakai berjam-jam.
Ukuran ban Gran Max 1.5 juga lebih besar, yakni 175 R14C. Kombinasi ini membantu saat mobil membawa beban berat.
Meski begitu, keduanya tetap memakai suspensi belakang model rigid axle dengan per keong.
Setup seperti ini memang terkenal tahan banting untuk kendaraan niaga.
Harga Gran Max Pick Up 2026
Per Mei 2026, harga Gran Max Pick Up 1.3 berada di angka Rp160 jutaan.
Sementara versi 1.5 dijual sekitar Rp173 jutaan.
Selisih Rp13 juta mungkin terasa besar di awal. Tapi buat usaha dengan ritme operasional tinggi, tambahan tenaga dan fitur di versi 1.5 bisa jadi investasi jangka panjang.
Jadi Pilih yang Mana?
Kalau fokus Anda operasional ringan, distribusi dalam kota, dan efisiensi BBM, Gran Max Pick Up 1.3 sudah cukup.
Tapi kalau mobil bakal dipakai angkut material berat, perjalanan jauh, atau kerja nonstop setiap hari, Gran Max 1.5 lebih siap diajak kerja keras.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Astra Daihatsu Motor