Seberapa Hemat Mobil Listrik Chery? Biaya Energinya Diklaim Antara Rp7.240 hingga Rp17.040 per Hari
INDOZONE.ID - Buat banyak orang, biaya operasional masih menjadi pertimbangan utama sebelum beralih ke mobil listrik. Di tengah harga BBM yang terus berfluktuasi, Chery mencoba menawarkan alternatif lewat jajaran kendaraan listriknya yang diklaim lebih hemat untuk penggunaan harian.
Melalui lini kendaraan listrik seperti Chery Q, Chery E5, dan Chery J6T, Chery Sales Indonesia menyebut pengguna hanya perlu mengeluarkan biaya energi mulai dari sekitar Rp7 ribuan hingga Rp17 ribuan per hari, tergantung model kendaraan dan jarak tempuh yang digunakan.
Menurut Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia, Budi Darmawan Jantania, kendaraan listrik kini bukan lagi sekadar tren teknologi, melainkan mulai menjadi pilihan yang masuk akal untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
“Chery menghadirkan solusi mobilitas zero fuel melalui lini kendaraan listrik yang hemat, biaya operasionalnya terjangkau, serta nilai terbaik di kelasnya yang menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” ujar Budi, seperti yang dikutip dari ANTARA.
Baca juga: Chery Gandeng Robert Lewandowski, Apa Alasannya?
Efisiensi ini dinilai relevan bagi para komuter yang setiap hari bepergian dari kawasan penyangga Jakarta seperti Bekasi, Depok, Tangerang, atau Bogor menuju pusat kota dengan jarak tempuh rata-rata 40 hingga 60 kilometer pulang-pergi.
Berdasarkan simulasi perusahaan menggunakan tarif listrik rumah tangga, Chery Q memiliki biaya energi sekitar Rp181 per kilometer. Dengan perhitungan tersebut, perjalanan harian sejauh 40 kilometer hanya membutuhkan biaya sekitar Rp7.240, sementara untuk 60 kilometer sekitar Rp10.860.
Sementara itu, Chery E5 diperkirakan mengonsumsi biaya energi sekitar Rp205 per kilometer. Artinya, pengguna cukup menyiapkan biaya antara Rp8.200 hingga Rp12.300 per hari untuk menempuh jarak 40 hingga 60 kilometer.
Untuk Chery J6T, biaya energi yang dibutuhkan sedikit lebih tinggi, yakni berkisar Rp11.360 hingga Rp17.040 per hari untuk jarak tempuh yang sama.
Jika dihitung dalam penggunaan bulanan sejauh 1.200 kilometer, Chery memperkirakan biaya energi Chery Q berada di angka Rp217.200. Adapun Chery E5 membutuhkan sekitar Rp246.000 per bulan, sedangkan Chery J6T sekitar Rp340.800.
Baca juga: Chery Omoda C5 Kini Lebih Mewah, Intip Rombakan Interior Terbarunya
Bagi Chery, efisiensi biaya menjadi salah satu nilai utama yang ingin ditawarkan kepada konsumen. Selain mengurangi pengeluaran untuk energi, kendaraan listrik juga diharapkan mampu memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman serta teknologi yang mudah diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
“Bagi Chery, kendaraan listrik harus memberikan nilai yang nyata bagi konsumen. Efisiensi harus dapat dihitung, kenyamanan harus dapat dirasakan, dan teknologi harus dapat digunakan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Budi.
Chery Sales Indonesia mengklaim solusi mobilitas yang dihadirkan pada mobil listrik Chery Q, Chery J6T, dan Chery E5 memungkinkan pengguna mengeluarkan biaya energi sekitar Rp7.240 sampai Rp17.040 per hari.
"Chery menghadirkan solusi mobilitas zero fuel melalui lini kendaraan listrik yang hemat, biaya operasionalnya terjangkau, serta nilai terbaik di kelasnya yang menjawab kebutuhan masyarakat saat ini," kata Vice Country Director Chery Business Unit Indonesia Budi Darmawan Jantania dalam siaran pers perusahaan pada Jumat.
"Kami meyakini bahwa EV akan terus bertransformasi menjadi opsi rasional guna menunjang mobilitas di masa depan," katanya.
Perusahaan menyatakan bahwa efisiensi biaya energi kendaraan listrik diperlukan oleh pekerja yang setiap hari melakukan perjalanan dari kota penyangga seperti Bekasi, Depok, Tangerang, atau Bogor menuju ke pusat kota Jakarta, yang jaraknya sekitar 40 km sampai 60 km pulang-pergi per hari.
Menurut perusahaan, estimasi biaya energi dalam pemakaian Chery Q sekitar Rp181 per km berdasarkan simulasi menggunakan tarif pengisian daya rumah tangga.
Biaya energi dalam penggunaan Chery Q untuk perjalanan pulang-pergi sejauh 40 km per hari diklaim Rp7.240, sedangkan untuk perjalanan sejauh 60 km per hari sekitar Rp10.860.
Baca juga: Simak Fitur Canggih Chery Q yang Kini Resmi Hadir di Indonesia
Biaya energi dalam penggunaan Chery E5 diestimasi sekitar Rp205 per km. Jadi, pengguna mobil ini memerlukan biaya energi Rp8.200 sampai Rp12.300 untuk menempuh perjalanan pulang-pergi sejauh 40 km sampai 60 km dalam sehari
Sedangkan biaya energi dalam penggunaan Chery J6T, menurut perusahaan berkisar Rp11.360 sampai Rp17.040 untuk menempuh perjalanan sejauh 40 km sampai 60 km per hari.
Dalam simulasi penggunaan kendaraan sejauh 1.200 km per bulan, Chery Q diestimasi memerlukan biaya energi Rp217.200, Chery E5 membutuhkan biaya energi Rp246.000, dan Chery J6T memerlukan biaya energi Rp340.800.
"Bagi Chery, kendaraan listrik harus memberikan nilai yang nyata bagi konsumen. Efisiensi harus dapat dihitung, kenyamanan harus dapat dirasakan, dan teknologi harus dapat digunakan secara relevan dalam kehidupan sehari-hari," kata Budi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara