Rabu, 22 JULI 2026 • 10:34 WIB

Presiden Prabowo Siapkan Motor Listrik Nasional, Istana Buka Suara

Author

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Dok. Kemensetneg)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo memastikan Indonesia akan memiliki motor listrik dan mobil nasional buatan anak bangsa.

Pernyataan itu kembali ditegaskan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Pemerintah menilai proyek ini menjadi bagian dari strategi memperkuat industri otomotif sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Program motor listrik Presiden Prabowo merupakan upaya pemerintah membangun ekosistem kendaraan berbasis energi baru dan terbarukan, mulai dari produksi hingga pemanfaatannya di dalam negeri.

Baca juga: Presiden Prabowo Bakal Luncurkan Motor Listrik Nasional, Debut Dalam Waktu Dekat

Motor Listrik Masuk Tahap Persiapan

Prasetyo Hadi menjelaskan, pemerintah sedang menyiapkan pembangunan pabrik motor listrik nasional.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki kemampuan membangun industri kendaraan listrik sendiri jika didukung kemauan dan kolaborasi.

“Sekali lagi ini membuktikan bahwa sesungguhnya kalau kita memiliki kehendak, kalau kita memiliki keinginan, bangsa Indonesia akan mampu mencapainya,” tuturnya.

Pernyataan itu memperkuat sinyal bahwa pemerintah ingin mendorong produksi kendaraan listrik dari hulu ke hilir. Bukan sekadar menghadirkan produk baru, tetapi juga membangun rantai industri yang lebih mandiri.

Langkah ini juga sejalan dengan tren global. Banyak negara kini berlomba memperkuat industri kendaraan listrik karena sektor transportasi masih menjadi salah satu penyumbang konsumsi energi fosil terbesar.

Menurut Prasetyo Hadi, pengembangan mobil dan motor listrik nasional bukan semata soal kemampuan manufaktur.

Pemerintah ingin mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) berbasis fosil yang selama ini masih mendominasi sektor transportasi.

“Tidak sekadar mengenai kemampuan kita memproduksi mobil atau motor listrik nasional, ini kan bagian juga dari kita mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi BBM berbasis fosil,” ungkapnya.

Kalau target tersebut berjalan sesuai rencana, dampaknya bisa meluas.

Industri komponen lokal berpeluang ikut berkembang, sementara kebutuhan impor BBM dalam jangka panjang berpotensi ditekan.

Meski begitu, tantangan seperti pembangunan infrastruktur pengisian daya dan daya saing produk tetap menjadi pekerjaan rumah.

Prasetyo Hadi juga mengajak seluruh pihak mendukung pengembangan industri kendaraan listrik nasional.

Ia mengakui masih ada sejumlah kekurangan, tetapi menurutnya proses pembangunan membutuhkan dukungan bersama.

“Bahwa mungkin masih ada sedikit kekurangan ya, mari itu bersama-sama kita berbaiki,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo lebih dulu menyampaikan optimisme bahwa Indonesia segera memiliki kendaraan listrik buatan sendiri.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri Panen Raya Serentak pada Jumat (17/7/2026) di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang.

“Kita akan punya motor buatan anak-anak Indonesia, kita akan punya mobil buatan anak-anak Indonesia,” ucap Presiden.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemensetneg

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU