Kamis, 10 AGUSTUS 2023 • 11:57 WIB

Pakai Metode Baru, Polda Jatim Catat Tingkat Kelulusan Pemohon SIM C Mencapai 90 Persen

Author

Pemohon SIM C menjalani ujian praktik dengan trek yang baru tanpa zig-zag dan putaran angka 8 di Satpas Colombo Surabaya.

INDOZONE.ID - Menggunakan metode baru, tingkat kelulusan pemohon surat izin mengemudi (SIM) C di Polda Jatim mencapai lebih dari 90 persen.

Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim, Kombes Pol Muhammad Taslim Chairuddin menyebut, sejak 4 Agustus 2023 telah diberlakukan ujian praktik dengan desain trek yang menghilangkan zig-zag dan putaran angka delapan, secara serempak di 39 Polres jajaran wilayah provinsi setempat.

"Ujian praktik bagi pemohon SIM C yang baru kini berupa satu kesatuan trek yang tidak terpisahkan sepanjang 100 meter tanpa zig-zag dan putaran angka delapan. Namun tidak menghilangkan proses keterampilan pengendara," ujar Taslim.

Baca Juga: Ini Tips Lolos Ujian Praktik Pemohon SIM dengan Lintasan Huruf S

Di metode ujian praktik yang baru, kata Taslim, pemohon SIM C diminta melintasinya dengan kecepatan minimal 30 kilometer per jam, di antaranya terdapat rambu "U-Turn" atau menikung.

Selain itu, ada lintasan untuk menguji refleks pemohon SIM C untuk mengerem atau menghentikan kendaraan, serta merespons bahaya agar menghindar ke arah kiri atau kanan.

Taslim menjelaskan, rata-rata jumlah pemohon SIM C di 39 Polres jajaran wilayah provinsi setempat mencapai 8 ribu orang per hari.

"Sebelumnya, saat ujian praktik SIM C menggunakan trek zig-zag dan putaran angka delapan, tingkat kelulusannya tidak lebih dari 10 persen," sambungnya.

Kepada petugas Satlantas di tiap Polres jajaran Polda Jatim, Kombes Pol Taslim menginstruksikan jika ada masyarakat atau pemohon yang gagal dalam ujian praktik lebih dari dua kali, agar dilakukan pendekatan persuasif.

"Minimal kalau ada yang gagal dua kali, cobalah dipanggil, tanyakan ada masalah apa. Kalau memang belum mahir ya dilatih," imbuhnya.

Baca Juga: Bukan Seperti Ujian Sekolah, Tes Tertulis Pembuatan SIM Sekarang Pakai Animasi

Dia menegaskan, dalam ujian tulis maupun praktik SIM C tidak menuntut nilai. Melainkan kepahaman masyarakat tentang aturan berlalu lintas.

"Sudah saya sampaikan kepada Kasatlantas di tiap Polres jajaran Polda Jatim, yang kami tuntut adalah masyarakat paham dengan aturan berlalu lintas. Selain itu paham dengan tata cara berlalu lintas yang baik dan benar, mampu mengoperasionalkan kendaraan, termasuk tahu persis fungsi-fungsi teknis kendaraan," ucapnya.

Taslim menegaskan, di Polres jajaran Polda Jatim telah dibentuk coaching clinic ujian praktik SIM C, di mana pemohon bisa mengasah keterampilan berkendara.

"Pemohon, khususnya yang telah gagal dalam praktik ujian, bisa berlatih mengasah keterampilan berkendara di coaching clinic dengan didampingi petugas Satlantas tanpa dipungut biaya atau gratis. Dengan begitu, diharapkan semakin memudahkan pemohon untuk mendapatkan SIM C," ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU